Advertisement
Putra Mahkota Abu Dhabi Pangeran Mohamed bin Zayed Jadi Presiden UEA Gantikan Sheikh Khalifa
Pangeran Mohamed bin Zayed Al Nahyan, Putra Mahkota Uni Emirat Arab. - emirates247.com/WAM
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA – Putra Mahkota Abu Dhabi Pangeran Mohamed bin Zayed Al Nahyan (MBZ) menjabat sebagai Presiden Uni Emirat Arab (UEA). Dia menggantikan kakaknya, Sheikh Khalifa bin Zayed Al Nahyan, yang meninggal dunia pada Jumat (13/5/2022).
Dikutip melalui laman Al Jazeera, Kantor Berita Pemerintah WAM mengumumkan bahwa Dewan Tertinggi Federal Uni Emirat Arab (UEA) memilih Putra Mahkota Abu Dhabi Sheikh Mohamed bin Zayed Al Nahyan sebagai presiden ketiga dari Negara tersebut.
Advertisement
"Sheikh Mohamed bin Zayed Al Nahyan dipilih oleh Dewan Tertinggi Federal," kata kantor berita WAM yang dikelola negara seperti dikutip dari Al Jazeera, dikutip Sabtu (14/5/2022).
Terpilihnya putra mahkota tersebut pada hari Sabtu (14/5) terjadi setelah wafatnya Presiden UEA Sheikh Khalifa bin Zayed Al Nahyan.
Sheikh Mohamed bin Zayed disebut telah bertemu dengan para anggota Dewan Tertinggi Federal, yang terdiri dari penguasa tujuh emirat UEA, saat negara itu memasuki masa berkabung untuk saudara tirinya Sheikh Khalifa.
Selama 40 hari ke depan, Uni Emirat Arab akan berada dalam masa berkabung nasional. Bendera akan dikibarkan setengah tiang.
Pada masa berkabung ini, sektor pemerintah dan dunia usaha menyetop layanan selama 3 hari. Negara tetangga Oman dan Bahrain juga menyatakan masa berkabung selama 3 hari atas meninggalnya Sheikh Khalifa.
Terpilihnya MBZ meresmikan posisinya sebagai pemimpin dari penguasa negara kaya minyak yang didirikan oleh ayahnya pada tahun 1971 setelah bertahun-tahun dianggap sebagai pemimpin de facto Abu Dhabi sejak Sheikh Khalifa kena stroke pada 2014.
Sheikh Khalifa meninggal pada Jumat (13/5/2022) pada usia 73 tahun. Dia dikenal karena kebijakan modernisasinya yang mengubah negaranya menjadi salah satu kekuatan regional.
Dewan Tertinggi Federal UEA mengadakan pertemuan pada Sabtu (14/5/2022) di Istana al-Mushrif di Abu Dhabi yang dipimpin oleh Penguasa Dubai Sheikh Mohammed.
Pertemuan tersebut dihadiri oleh kepala tujuh emirat yaitu Sheikh Mohamed bin Zayed Al Nahyan; Dr Sheikh Sultan bin Muhammad Al Qasimi sebagai Penguasa Sharjah; Sheikh Humaid bin Rashid Al Nuaimi sebagai Penguasa Ajman.
Tidak hanya itu, Penguasa Fujairah Sheikh Hamad bin Mohammed Al Sharqi; Penguasa Umm Al Qaiwain Sheikh Saud bin Rashid Al Mu'alla; dan Penguasa Ras Al Khaimah Sheikh Saud bin Saqr Al Qasimi turut hadir dalam pertemuan itu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Trump Ingin Konflik Iran Cepat Usai, Tekanan Justru Meningkat
- Pelecehan Berlangsung 8 Tahun, DPR Kejar Keadilan Korban Syekh AM
- Sebelum ke Beijing, Trump Kejar Gencatan Senjata dengan Iran
- Deadline LHKPN 31 Maret: 96.000 Pejabat Belum Lapor Harta Kekayaan
- Panic Buying di Jepang, Tisu Toilet Ludes Dipicu Konflik Timur Tengah
Advertisement
Baru Terima SK, Puluhan ASN Gunungkidul Diminta Turun ke Warga
Advertisement
Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat
Advertisement
Berita Populer
- Mensos Bakal Sanksi 2.708 Pegawai Kemensos Bolos Kerja Usai Lebaran
- Merasa Difitnah Menteri HAM Natalius Pigai Siapkan Langkah Hukum
- Pemkab Gunungkidul Tunggu Aturan WFH Pusat demi Hemat BBM
- Pengurus PB HMI Dilaporkan ke Polisi Terkait Dugaan Pelecehan
- KPK Tegaskan Prosedur Pengalihan Tahanan Yaqut Cholil Qoumas Sah
- Jadwal MotoGP AS 2026: Ujian Dominasi Aprilia di COTA
- MIUI Disuntik Mati, Ini Dampak Besar untuk Pengguna Xiaomi
Advertisement
Advertisement







