Advertisement
AS Bantah Bantu Ukraina Hancurkan Kapal Moskva Milik Rusia
Kapal Moskva tenggelam pada Jumat (15/4/2022), di Laut Hitam, tepatnya di suatu tempat di dekat pelabuhan Odesa, Ukraina, pada saat kebakaran. - Istimewa
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA - Amerika Serikat (AS) dengan tegas membantah laporan yang menyebutkan bahwa AS membantu Ukraina menenggelamkan kapal penjelajah rudal Rusia, Moskva, pada bulan lalu.
Juru Bicara Pentagon, John Kirby mengatakan bahwa AS tidak pernah memberikan informasi kepada Ukraina agar bisa menyerang kapal Moskva.
Advertisement
"Kami tidak terlibat dalam keputusan Ukraina untuk menyerang kapal atau dalam operasi yang mereka lakukan. Kami tidak memiliki pengetahuan sebelumnya tentang niat Ukraina untuk menargetkan kapal," katanya dikutip dari Aljazeera, Jumat (6/5/2022).
Sebelumnya, seorang pejabat Amerika mengatakan bahwa Ukraina sendiri yang memutuskan untuk menargetkan dan menenggelamkan kapal utama Armada Laut Hitam Rusia menggunakan rudal antikapalnya sendiri.
Baca juga: Putin Minta Maaf atas Pernyataan Adolf Hitler Keturunan Yahudi
Namun, mengingat serangan Rusia di garis pantai Ukraina berasal dari laut, AS telah mengerahkan bantuan intelijen yang memberikan inforrmasi terkait lokasi kapal-kapal Rusia tersebut.
Kirby menilai, Ukraina mengumpulkan semua informasi yang mereka dapatkan dari sekutunyadan akhirnya mengambil keputusan sendiri untuk menyerang Rusia.
"Ukraina menggabungkan informasi yang kami dan mitra lain berikan dengan intel yang mereka kumpulkan sendiri dan kemudian mereka membuat keputusan sendiri dan mereka mengambil tindakan mereka sendiri," kata Kirby.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Aljazeera.com, Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Dispar Kulonprogo Andalkan Digitalisasi Retribusi Kejar Target PAD
Advertisement
Diawali dari Langgur, Cerita Wisata Kepulauan Kei Dimulai
Advertisement
Berita Populer
- Identifikasi Korban IAT, DVI Jabar Kumpulkan DNA Keluarga
- Manfaat Kapur Barus yang Jarang Diketahui
- Brimob Evakuasi Warga Terdampak Banjir di Cikarang dan Cakung
- Pikap Tabrak Lapak Es Teh, Tiga Orang jadi Korban
- Evakuasi Korban Pesawat ATR 42-500 di Bulusaraung Pakai Rappelling
- PPh 21 DTP Berlaku 2026, Ini Dampaknya bagi Pekerja
- Proses Pencarian Pesawat ATR 42-500 Capai Titik Baru, Ini Kata Menhub
Advertisement
Advertisement



