Advertisement
BBM dan LPG 3 Kg Kemungkinan Naik, DPR Minta Masyarakat Tenang
Petugas melakukan tahap pengisian LPG pada tabung gas 3kg di SPBE Srengseng, Jakarta, Senin (1/2/2021). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA – Anggota Komisi VII DPR Mulyanto mengatakan pemerintah dan DPR sama sekali belum pernah membahas rencana kenaikan harga BBM dan gas.
Dalam rapat kerja antara DPR dan pemerintah pekan ini, Menteri ESDM memaparkan dalam jangka menengah dan panjang memiliki strategi untuk penyesuaian harga Pertalite, solar, dan gas melon 3 Kg.
Advertisement
“Terhadap pemaparan tersebut masyarakat harus tetap tenang karena ini baru strategi Kementerian ESDM dalam jangka menengah dan panjang, bukan strategi jangka pendek,” katanya kepada wartawan, Jumat (15/4/2022).
Mulyanto menjelaskan bahwa dalam terminologi Badan Pembangunan Nasional, strategi jangka pendek bersifat tahunan. Sementara strategi jangka menengah bersifat lima tahunan.
BACA JUGA: Pemkab Cemas Wisatawan Ogah Berwisata ke Bantul Gegara Kekerasan Jalanan
“Juga yang dipaparkan Menteri ESDM dalam Raker tersebut adalah sebuah strategi umum, bukan sebuah rencana, apalagi sebuah usulan konkret kepada DPR,” jelasnya.
Itu sebabnya, terang Mulyanto, tanggapan Komisi VII DPR RI secara umum biasa saja dan juga isu tersebut sama-sekali tidak masuk dalam kesimpulan rapat kerja. Umumnya, bila suatu isu penting dan konkret, maka sudah pasti akan masuk dalam kesimpulan rapat.
Keputusan untuk penyesuaian harga energi bersubsidi yang langsung menyentuh masyarakat luas seperti solar dan gas LPG 3 Kg ada di tangan Menteri Keuangan Sri Mulyani. Sampai hari ini pernyatan dari Sri adalah tidak akan menaikan BBM tersebut, agar tidak terjadi market shock.
“Pertimbangan Menteri Keuangan tentu akan lebih komprehensif karena melihat bukan saja sisi pengeluaran akibat defisit transaksi berjalan dari sektor migas, tetapi juga sisi penerimaan negara karena mendapat durian runtuh dari kenaikan harga-harga komoditas ekspor, terutama batubara, CPO, tembaga, dan nikel,” ucap politisi PKS tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- IAEA Kecam Serangan Dekat PLTN Iran, Peringatkan Risiko Nuklir
- Serangan AS-Israel Tewaskan 5 Tentara Iran di Ardabil
- Hari Terakhir Pendaftaran! Cek Link Rekrutmen TPM P3TGAI 2026 Kemen PU
- Gempa M5,7 Guncang Tenggara Tuapejat, Tak Berpotensi Tsunami
- Indonesia Soroti Insiden Berulang di Lebanon, Minta PBB Bertindak
Advertisement
TKA SMP Digelar 8-9 April, Disdik Gunungkidul Jamin Kesiapan
Advertisement
Mekar Hanya Beberapa Hari, Bunga Bangkai di Palupuh Diserbu Turis
Advertisement
Berita Populer
- Event Jogja April: Malam Ini, Guyon Waton dan NDX di Kridosono
- Viral Meteor Langit di Lampung, Ini Fakta Sebenarnya
- Sultan HB X Minta Pengusutan Gugurnya Tiga Prajurit TNI
- Tangis Pecah Saat Jenazah Prajurit TNI Tiba di Kulonprogo
- Jadwal Terbaru KA Prameks Jogja-Kutoarjo, Minggu 5 April 2026
- Lengkap! Jadwal Misa Paskah 2026 di Jogja, Sleman dan Bantul
- Tiket Pesawat Dibatalkan? Begini Cara Refund Uangnya
Advertisement
Advertisement







