Advertisement
Pandemi Covid-19, Indeks Pembangunan Manusia Kabupaten Magelang Naik
Para lansia di Desa Menayu, Muntilan mengikuti senam sebagai upaya memelihara kesehatan. - Istimewa
Advertisement
MAGELANG-Bupati Magelang Zaenal Arifin berharap masyarakat Kabupaten Magelang bergotong royong peduli dan lindungi dalam menghadapi pandemic Covid-19 karena menyelesaikan persoalan besar ini hanya bisa dilakukan dengan berbarengan, gotong-royong, dan peduli antar sesama.
"Di tengah-tengah Pandemi ini, tentunya doa kepada Tuhan Yang Maha Kuasa agar kita semua dijauhkan dari Covid dan segera di turunkan levelnya dari Pandemi menjadi Endemi, sehingga kita semuanya bisa beraktifitas bersama," ungkap Zaenal Arifin usai melaksanakan Upacara Peringatan HUT Ke-38 Kota Mungkid, dari Rumah Dinas Bupati Magelang, Selasa (22/3/2022).
Advertisement
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappeda Litbangda) Kabupaten Magelang, M Taufik Hidayat Yahya menambahkan selama dua tahun pandemi Covid-19, terjadi peningkatan dalam beberapa indikator bahwa manusia di Kabupaten Magelang menjadi lebih sehat dan lebih sejahtera. Hal itu bisa dilihat dari kondisi makro pada tahun 2021, Indeks Pembangunan Manusia meningkat dari 69,87 menjadi 70,12.
Ia merincikan beberapa komponen IPM meliputi angka harapan hidup dari 73,72 tahun menjadi 73,88 tahun. Harapan lama sekolah dari 12,54 tahun menjadi 12,54 tahun. Rata-rata lama sekolah 7,79 tahun naik dari sebelumnya 7,78 tahun. Pengeluaran per kapita penduduk di Kabupaten Magelang juga meningkat menjadi Rp 9.440.000, dari sebelumnya Rp9.301.000. Tetapi diakui, bahwa angka kemiskinan akibat pandemic Covid-19 kut meningkat dari 11,27% menjadi 11,91%.
“Namun angka ini masih dalam range capaian angka kemiskinan yang dalam Perubahan RPJMD angka kemiskinan pada range 12,44% sampai 11,52%. Target di 2023, sesuai RPJMD, angka kemiskinan 10,67% sampai 9,92%,” kata Taufik.
Angka kemiskinan naik disebabkan beberapa faktor, salah satunya, pada tahun 2020 mengalami kontraksi pertumbuhan ekonomi menjadi minus 1,68 %. Pada tahun 2021 membaik, menjadi 3,48%. Adapun jumlah penduduk miskin di Kabupaten Magelang adalah 154.911 orang. Pemkab terus melakukan intervensi dengan berbagai program, yang paling dekat adalah terobosan pendampingan perangkat daerah terhadap desa-desa kategori miskin ekstrem.
“Rencana kerja Pemkab Magelang tahun 2023 bertema Penguatan Kesejahteraan Melalui Penguatan Kualitas SDM, Infrastruktur yang Berkelanjutan dan Ekonomi yang Berdaya Saing,” tegas Taufik. (ADV)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Skandal Haji Eks Menag Yaqut: Kode T0, Bayar Rp84 Juta Bisa Berangkat
- Gugatan Kalah, KPK Jebloskan Mantan Menag Yaqut ke Rutan Merah Putih
- Hashim Djojohadikusumo Akan Pimpin Satgas Pembiayaan Taman Nasional
- Kapal Thailand Diserang di Selat Hormuz hingga Terbakar
- Friderica Widyasari Sari Terpilih Ketua OJK 2026-2031
Advertisement
Jadwal SIM Keliling di Kota Jogja Jumat 13 Maret 2026, Cek Lokasinya
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Jadwal SIM Keliling di Bantul, Kamis 12 Maret 2026
- Jadwal SIM Keliling di Kota Jogja Kamis 12 Maret 2026, Cek Lokasinya
- Jadwal SIM Keliling Kulonprogo Kamis 12 Maret 2026
- Cek Jadwal SIM Keliling di Gunungkidul Hari Ini, Kamis 12 Maret 2026
- 208 Dapur SPPG di DIY Dihentikan Sementara, Ini Penyebabnya
- Jadwal SIM Keliling di Sleman Kamis 12 Maret 2026, Cek Lokasinya
- Oracle PHK Ribuan Karyawan, AI Disebut Gantikan Banyak Pekerjaan
Advertisement
Advertisement








