Bulog Bidik Pengadaan 1 Juta Ton Jagung Sepanjang 2026
Bulog menargetkan pengadaan 1 juta ton jagung pada 2026 dengan mengoptimalkan gudang, fasilitas pengeringan, dan jaringan petani.
Konsumen melihat stok minyak goreng aneka merek tersedia di etalase pasar swalayan Karanganyar pada Kamis (17/3/2022)/ Solopos.com-Indah Septiyaning Wardani.
Harianjogja.com, JAKARTA -Kelangkaan minyak goreng di Tanah Air belakangan ini menyorot nama-nama besar siapa bos produsen minyak sawit di Indonesia. Para bos besar ini diketahui merupakan orang-ornag terkaya di Indonesia.
Isu kelangkaan minyak goreng di pasar ritel menghiasi media massa di Tanah Air. Setelah pemerintah memutuskan kebijakan untuk melepas harga eceran tertinggi (HET) sesuai harga pasar, masyarakat pun mengeluhkan kenaikan harga yang cukup dratis. Namun, tak banyak publik tahu nama-nama besar pengusaha di balik sejumlah merk terkenal minyak goreng di Indonesia.
Permasalahan minyak goreng ini menjadi isu nasional yang mendapat sorotan karena Indonesia merupakan produsen terbesar minyak kelapa sawit atau crude palm oil di dunia. Namun, harus menanggung kelangkaan di level konsumen dalam negeri.
Sementara itu, sebagai penghasil CPO terbesar, Indonesia banyak mencatat orang kaya yang berkecimpung di bisnis ini. Berikut beberapa nama-namanya:
1. Keluarga Widjaja
Keluarga Widjaja tersohor melalui Sinar Mas Group. Anak-anak Eka Tjipta Widjaja ini memiliki perusahaan produsen minyak goreng terbesar di Indonesia, Filma. Dalam laporan Forbes, diperkirakan bahwa Keluarga Widjaya memiliki kekayaan mencapai US$ 9,7 miliar atau sekitar Rp138,71 triliun.
BACA JUGA: Bos Binomo Diduga Ada di Karibia
Adapun, dengan total kekayaan tersebut, Forbes menobatkan keluarga ini sebagai orang terkaya nomor dua di Tanah Air pada akhir tahun lalu.
2. Anthony Salim
Selanjutnya, ada Anthony Salim yang merupakan bos dari Grup Salim dan salah satu orang terkaya di Indonesia. Anthony Salim yang juga pemilik Indofood ini memiliki bisnis minyak goreng melalui Indofood Agri Resources Ltd.
Dalam laporan Forbes, kekayaan Anthony Salim diperkirakan mencapai US$ 8,5 miliar atau sekitar Rp121,55 triliun. Dia menempati peringkat ketiga sebagai orang terkaya di Indonesia.
3. Bachtiar Karim
Bachtiar Karim adalah bos Grup Musim Mas dan memiliki bisnis sawit terbesar di Indonesia. Perusahaan milik Bahtiar Karim memproduksi beberapa merek minyak goreng, salah satunya adalah Sunco. Bachtiar adalah anak sulung dari empat anak Anwar Karim.
Menurut Forbes, kekayaannya diperkirakan mencapai US$3,5 miliar atau sekitar Rp 50 triliun. Bachtiar Karim pun menjadi orang terkaya kesepuluh di Indonesia.
4. Martuar Sitorus
Martuar Sitorus adalah bos Wilmar yang tersohor dengan merek minyak goreng, Fortune dan Sania. Kekayaan Martuar Sitorus ditaksir mencapai US$2,9 miliar atau Rp41 triliun.
5. Sukanto Tanoto
Sukanto Tanoto adalah pemilik dan juga pendiri Royal goldean Eagle International. Dia berbisnis di industri sawit melalui Asian Agri and Apical dan memproduksi minyak goreng dengan merek Camar. Adapun, kekayaan Tanoto ditaksir mencapai US$2,3 miliar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Bulog menargetkan pengadaan 1 juta ton jagung pada 2026 dengan mengoptimalkan gudang, fasilitas pengeringan, dan jaringan petani.
Simak syarat dan biaya perpanjangan SIM A dan C di Gunungkidul pada November 2026, termasuk tarif PNBP dan dokumen yang harus disiapkan.
Jadwal KRL Jogja-Solo Senin 2 November 2026 tersedia 15 kali keberangkatan. Simak jadwal 13 stasiun dan tarif Rp8.000.
PSS Sleman kalah 3-1 dari Garudayaksa FC pada pekan ke-8 Super League 2026/2027. Kevin Gomes mendapat kartu merah pada babak pertama.
Simak jadwal perpanjangan SIM Sleman November 2026 di MPP, SIM Keliling SCH, dan SIMMADE beserta jam layanan serta persyaratannya.
Como 1907 menang 1-0 atas Venezia pada pekan ke-10 Liga Italia 2026/2027. Penalti Lucas Da Cunha memastikan kemenangan keempat beruntun.