Rektor UAD Ingatkan Lulusan Soal AI dan Persaingan Dunia Kerja
Sebanyak 2.130 mahasiswa diwisuda UAD, 98% meraih cumlaude. Rektor Muchlas berpesan agar lulusan adaptif menghadapi AI dan dunia kerja.
Panen jagung di Celep, Srigading. - Harian Jogja/ Ujang Hasanudin
Harianjogja.com, JAKARTA—Perum Bulog menargetkan pengadaan 1 juta ton jagung sepanjang 2026. Untuk mencapai sasaran tersebut, Bulog mengoptimalkan jaringan pergudangan dan fasilitas pengeringan guna menyerap peningkatan produksi nasional sekaligus menjaga kepastian pasar bagi petani.
Direktur Pemasaran Perum Bulog Rahmanto Amin Jatmiko mengatakan pengadaan jagung terus dilakukan melalui kerja sama dengan petani, kelompok tani, mitra pengolahan, serta berbagai pihak terkait.
“Pada prinsipnya, Bulog mendukung kebijakan pemerintah dalam memperkuat swasembada jagung melalui dua peran yang saling melengkapi, yaitu menjaga kepastian pasar dan harga bagi petani, sekaligus mendukung ketersediaan jagung pakan dengan harga terjangkau bagi peternak,” kata Rahmanto kepada Bisnis, dikutip pada Minggu (1/11/2026).
Menurut Rahmanto, optimalisasi jaringan pergudangan dan fasilitas pengeringan dilakukan untuk meningkatkan kapasitas penyerapan serta menjaga kualitas jagung. Bulog juga menjalin kerja sama dengan mitra untuk mengantisipasi peningkatan produksi nasional.
Bulog Beli Jagung Rp5.500 per Kilogram
Dalam proses pengadaan, Bulog mengacu pada ketentuan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) yang ditetapkan Badan Pangan Nasional (Bapanas). Harga pembelian jagung pipilan kering dengan kadar air 18%–20% di tingkat petani ditetapkan sebesar Rp5.500 per kilogram.
Setiap jagung yang diterima Bulog akan menjalani pemeriksaan kuantitas dan kualitas, termasuk pengukuran kadar air. Komoditas tersebut kemudian ditangani agar memenuhi standar penyimpanan pemerintah, yakni kadar air maksimal 14% dan kandungan aflatoksin maksimal 50 ppb.
Rahmanto mengatakan pembayaran kepada pemasok dilakukan berdasarkan hasil penerimaan yang telah diverifikasi sesuai prosedur pengadaan.
Di sisi lain, Bulog mengoptimalkan penyaluran Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) jagung untuk mendukung kebutuhan peternak. Penyaluran tersebut mengacu pada data penerima sasaran, alokasi, serta harga yang ditetapkan Bapanas melalui petunjuk teknis.
Distribusi Jagung Disesuaikan Kebutuhan Peternak
Untuk menekan biaya logistik, Bulog mengatur penempatan stok dan distribusi ant wilayah dengan mempertimbangkan kebutuhan aktual, ketersediaan pasokan, serta efisiensi pengiriman.
Wilayah dan peternak yang paling membutuhkan menjadi prioritas dalam penyaluran. Bulog juga mendorong percepatan distribusi jagung kepada peternak maupun melalui koperasi yang ditetapkan dalam petunjuk teknis Bapanas.
Langkah tersebut dilakukan untuk mengoptimalkan waktu penyimpanan sehingga biaya penyimpanan dan distribusi lebih terkendali.
“Biaya pengeringan, penyimpanan, penanganan, dan distribusi dikelola secara efisien sesuai karakteristik komoditas dan kondisi wilayah," ujarnya.
Dia menegaskan harga penyaluran SPHP jagung tetap mengacu pada ketentuan Bapanas. Dengan demikian, harga yang dibebankan kepada peternak tidak ditentukan berdasarkan pembebanan langsung seluruh biaya operasional Bulog.
Lebih lanjut, Rahmanto mengatakan keberhasilan program penguatan jagung nasional tidak hanya diukur dari besarnya volume pengadaan. Bulog juga memperhatikan penyerapan hasil produksi petani dengan harga sesuai kebijakan pemerintah serta akses peternak terhadap jagung pakan yang cukup dan terjangkau.
Pengelolaan cadangan jagung pemerintah juga diharapkan dapat mendukung stabilitas pasokan dan harga di dalam negeri.
“Bulog berupaya memastikan peningkatan produksi jagung nasional memberikan manfaat nyata bagi seluruh ekosistem, bukan hanya dari besarnya volume yang diserap, tetapi juga dari terjaganya harga petani, keterjangkauan pakan bagi peternak, serta efisiensi pengelolaan cadangan pangan pemerintah,” tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Sebanyak 2.130 mahasiswa diwisuda UAD, 98% meraih cumlaude. Rektor Muchlas berpesan agar lulusan adaptif menghadapi AI dan dunia kerja.
Anggota DPRD Kulon Progo Angga Pratama mendorong pembangunan dan pemeliharaan irigasi untuk menjaga produktivitas pertanian.
Mandat ganda Bank Indonesia memperkuat peran kebijakan moneter dan sinergi IRU, GIRU, serta RIRU dalam mendorong investasi dan lapangan kerja.
Imigrasi mencekal Ahmad Dedi alias Dedi Congor ke luar negeri selama enam bulan setelah ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi Bea Cukai.
DIY perlu mengembangkan industri berbasis pengetahuan dan teknologi yang bernilai tambah tinggi, hemat lahan, serta mampu menyerap talenta lokal.
PSS Sleman melakukan sejumlah perubahan saat menghadapi Garudayaksa FC. Frederic Injai, Lucao, dan Muhammad Isfandyar masuk starting XI.