Advertisement
Ini Daftar Investasi Rusia di Indonesia
Mural Gerakan Nasional Kadet Angkatan Darat Muda di Moskwa, Rusia, Kamis (24/2/2022). - Bloomberg/Andrey Rudakov
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA — Rusia adalah salah satu negara yang getol menempatkan investasi di Indonesia dan mencakup berbagai sektor. Aktivitas perdagangan Rusia dan Indonesia pun terus menguat seiring terbitnya berbagai perjanjian dagang.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menjelaskan bahwa Rusia menempati posisi ke-37 dalam hal investasi di Indonesia. Pada 2021, negara tersebut meneken investasi di 280 proyek dengan nilai mencapai US$9,2 juta (per Januari—September 2021).
Advertisement
Kementerian Investasi atau Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mencatat akumulasi aliran investasi (foreign dircet investment/FDI) Rusia ke Indonesia dalam kurun 2016—2021 mencapai US$46,82 juta.
Kementerian Investasi pun mencatat bahwa pada 2016—2021, penempatan investasi Rusia tersebar di berbagai wilayah, yakni sekitar US$26,8 juta (57,3 persen) di Bali dan Nusa Tenggara, sekitar US$15,5 juta di Sumatera (33 persen), sekitar US$3,4 juta (7,3 persen) di Jawa, dan sekitar US$1,12 juta (2,4 persen) di Sulawesi.
Beberapa sektor investasi yang menjadi tujuan investasi Rusia di Indonesia di antaranya adalah industri kimia dan farmasi, hotel dan restoran, transportasi, infrastruktur, properti, perdagangan, pariwisata, serta jasa dan layanan. Selain itu, terdapat pula investasi di sektor energi.
Indonesia dan Rusia memiliki kerja sama pembangunan kilang grass root refinery (GRR) di Tuban, Jawa Timur. Kilang itu merupakan proyek kerja sama antara PT Pertamina (Persero) dengan Rosneft, perusahaan asal Negeri Beruang Merah.
"Masih terdapat banyak potensi kerjasama perdagangan dan investasi yang dapat dijajaki dan dieksplorasi lebih lanjut oleh Indonesia dan Rusia. Salah satu kerja sama investasi yang saat ini sedang berjalan terkait pembangunan kilang minyak di Tuban, Jawa Timur, dan Blok Natuna yang diharapkan dapat terealisasi sesuai rencana," ujar Airlangga, belum lama ini.
Kilang di Tuban itu rencananya akan memiliki kapasitas pengolahan 300.000 barel per hari (BPOD). Volume produksi bahan bakar minyak (BBM) akan mencapai 30 juta liter per hari untuk gasoline dan diesel, 4 juta liter per hari untuk avtur, dan 4,25 juta ton per tahun untuk petrokimia.
Sementara itu, Direktur Jenderal Minyak dan Gas Kementerian Energi dan Sumber Daya Alam (ESDM) Tutuka Ariadji menilai bahwa eskalasi konflik antara Rusia dan Ukraina sejauh ini tidak akan mengganggu rencana investasi yang ada. Dia pun meyakini pembangunan kilang akan tetap berjalan baik.
"Kami belum melihat pengaruh [konflik Rusia dan Ukraina] ini terhadap proyek Rosneft di Tuban," ujar Tutuka pada Jumat (25/2/2022) melalui keterangan resmi.
Di sisi perdagangan, Indonesia telah meneken berbagai kerja sama dengan Rusia. Yang terbaru, kedua negara menyepakati rencana pelaksanaan pameran Industri INNOPROM: Industrial Exposition dan Business Dialogue di Jakarta pada 10—12 Maret 2022.
Adapun, pada periode Januari—Oktober 2021 neraca perdagangan Indonesia dan Rusia tercatat mencapai US$2,21 miliar, naik 44,33 persen dari periode yang sama tahun sebelumnya senilai US$1,53 miliar. Minyak sawi, sebagai salah satu komoditas unggulan ekspor ke Rusia mengalami peningkatan yang tinggi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Batas Lapor SPT 30 April, Telat Kena Denda Rp100.000
- Terjebak di Lantai 23, Ini Pesan di Baju Selamatkan Penghuni Kebakaran
- KUR Perumahan Tembus Rp14 Triliun, Pemerintah Genjot Kota Satelit
- Kasus Penganiayaan Balita di Daycare Aceh, Pemkot: Hanya 6 TPA Berizin
- Usulan Kurikulum Keselamatan Transportasi Muncul Usai Tragedi Bekasi
Advertisement
Update KRL Solo-Jogja Hari Ini, 1 Mei 2026, Cek Jadwal Terbaru
Advertisement
Thailand Bakal Hapus Bebas Visa, Turis Wajib Verifikasi Saldo Keuangan
Advertisement
Berita Populer
- 95 Pelanggaran TKA SD-SMP Terungkap, Mayoritas Dilakukan Pengawas
- MayDay 2026, Bupati Sleman Gelar Dialog dengan Serikat Buruh
- Kolaborasi IDM-BTN Dorong Pariwisata Budaya Kelas Dunia
- Tanggul Sungai Plumbon Jebol, Banjir Rendam Mangkang Kulon Semarang
- Daftar KA Tambahan Jogja untuk Libur Panjang Mei, Cek di Sini
- Kasus Daycare Jogja, Pemerintah Bentuk Gugus Tugas Perlindungan Anak
- 584 Siswa dan Guru di Klaten Diduga Keracunan MBG
Advertisement
Advertisement







