Advertisement
20 Sekolah di Magelang Terpapar Covid-19
Konferensi pers penanganan pandemi Covid-19 di Kabupaten Magelang, Jumat (11/2/2022). - Harian Jogja/Nina Atmasari
Advertisement
Harianjogja.com, MAGELANG—Sebanyak 20 sekolah yang terdiri atas 10 SD dan 10 SMP di Kabupaten Magelang terpapar Covid-19. Meski demikian, kegiatan belajar siswa tetap berjalan sambil terus dievaluasi.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Magelang, Aziz Amin Mujahidin menyebutkan dari 10 SD yang terpapar Covid-19, satu sudah dinyatakan bersih. “Jadi untuk SD saat ini tinggal sembilan sekolah,” katanya dalam konferensi pers penanganan pandemi Covid-19 di Kabupaten Magelang, Jumat (11/2/2022).
Advertisement
BACA JUGA: Ada Kenaikan Kasus Corona, Zona Kuning di Gunungkidul Ikut Bertambah
Aziz mengatakan di 20 satuan pendidikan tersebut, ada 17 guru dan tujuh siswa yang positif Covid-19. Dinkes Kabupaten Magelang telah melakukan tracing melalui puskesmas sekitar tempat tinggal pasien. Ia menegaskan kasus ini bukan klaster sekolah. Guru dan siswa terpapar Covid-19 karena pelaku perjalanan. Dua guru dirawat di rumah sakit karena memiliki komorbid sedangkan lainnya isolasi mandiri.
Saat ini, lanjutnya, dari 816 satuan pendidikan di Kabupaten Magelang tingkat SD dan SMP, sebanyak 303 satuan pendidikan telah melakukan pembelajaran tatap muka (PTM) dan 513 lainnya masih melakukan pembelajaran jarak jauh (PJJ).
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Magelang Nanda Cahyadi Pribadi sekolah siswa maupun gurunya positif Covid-19 akan tutup selama lima hari. Anak didiknya tetap melakukan PJJ menggunakan teknologi informasi sambil koordinasi, sterilisasi lingkungan dan testing Covid-19.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- BMKG: Gempa M7,6 Ternate Akibat Sesar Naik, Warga Diminta Jauhi Pantai
- Ancaman Trump Picu Ketegangan Baru, China Minta Perang Dihentikan
- Kronologi Brutal Pengeroyokan di Sleman, Berawal dari Geber Motor
- Kasus Amsal Sitepu: DPR RI Minta Kejagung Sanksi Tegas Kajari Karo
- Cicilan Koperasi Desa Kini Ditanggung Negara lewat Dana Daerah
- Ribuan Dapur MBG Bermasalah Program Gizi Disorot
- Tiga Prajurit RI Gugur di Lebanon UE Ikut Berduka
Advertisement
Advertisement









