Advertisement
Disebut yang Bertanggung Jawab, Nama Jokowi dan Ganjar Pranowo Diseret dalam Kasus Tambang Wadas
Tangkapan layar ratusan warga Desa Wadas, Kecamatan Bener Kabupaten Purworejo, terlibat bentrok dengan anggota kepolisian dan TNI, Jumat (23/4 - 2021). [Instagram @wadas_melawan]
Advertisement
Harianjogja.com, PURWOREJO—Nama Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo terseret dalam konflik tambang batuan andesit di Desa Wadas, Kecamatan Bener, Purworejo, Jateng yang kini tengah memanas.
Baru-baru ini Desa Wadas, Kecamatan Benner, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah pada hari Selasa (08/02/2022) kemarin kembali memanas.
Advertisement
Hal tersebut menyusul kedatangan petugas proyek yang akan melakukan pengukuran tanah di Desa Wadas. Seperti diketahui Desa Wadas akan dijadikan lokasi penambangan batuan andesit material pembangunan proyek Bendungan Bener Purworejo.
BACA JUGA:Satgas Covid-19 Libatkan PKK Dorong Perubahan Perilaku
Mirisnya, pada saat pengukuran tanah tersebut, ratusan polisi sampai diterjunkan ke Desa Wadas. Sayangnya, alih-alih membuat ketentraman. Ratusan polisi ini justru melakukan tindakan semena-mena.
Dirangkum dari akun instagram @wadas_melawan, terdapat beberapa unggahan video yang menampilkan tindakan semena-mena aparat polisi saat mengamankan warga Wadas yang kontra dengan rencana pembangunan tersebut.
Dalam video yang sudah beredar di jejaring sosial media itu nampak polisi memukul wajah warga pada saat diamankan. Selain itu, polisi juga kedapatan menangkap paksa seorang warga yang berada di rumah dengan cara ditarik dan didorong.
Buntut dari peristiwa mencengkam tersebut tagar Wadas Melawan hingga detik ini masih trending topik di twitter. Sebanyak 113 ribu orang turut menyoroti peristiwa di Wadas.
Para warganet yang tahu polemik di Desa Wadas pun turut mengecam tindakan kekerasan yang dilakukan aparat polisi.
Bahkan ada juga warganet yang tak segan menyemprot Presiden Joko Widodo dan Gubernur Ganjar Pranowo sebagai orang yang bertanggungjawab atas perizinan proyek tersebut.
"Jaringan internet dan listrik diputus, kemudian aparat mengepung. Dengan santai rakyat disuruh tenang karena hanya pengukuran.Masih main gimmick di medsos "rakyat tuanku, gubernur hanya amanat" Itu namanya dobol den," kesal akun @mudjib_trisa**.
"Jangan beraninya sama rakyat kecil, apalagi ibu-ibu. Ke Papua sana lo kalau berani. Dzolim ini," ujar akun @moec**.
"Berdasarkan data rekapitulasi pilpres dan pilgub, desa WADAS adalah zona pendukung Jokowi dan Ganjar pranowo. Namun kini mereka terpaksa harus menelan pil pahit dari pilihan mereka, air susu dibalas dengan air tuba," imbuh akun @Syahril**.
"Pembelajaran yang berharga, jangan pernah dan mudah tergiur oleh janji, terlebih dari mereka yang berkata selalu memperjuangkan nasib wong cilik. Salah pilih, sama dengan menggali kuburan sendiri," sahut akun @6undul**.
"Gubernur nya kebanyakan ngevlog#WadasMelawan," timpal akun @bonnyyo**.
Sebelumnya, polisi mengamankan 23 orang bersenjata tajam saat terjadi ketegangan dalam proses pengukuran bakal lokasi Proyek Waduk Bener di Desa Wadas, Kecamatan Bener, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, oleh petugas Badan Pertanahan Nasional (BPN), Selasa (8/2/2022).
"Sebanyak 23 orang yang membawa senjata tajam tersebut kemudian dibawa ke Polsek Bener," kata Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol.Iqbal Alqudusy dikutip dari ANTARA di Semarang (8/2/2022).
Menurut dia, saat pengukuran lahan sempat terjadi ketegangan antara warga yang mendukung maupun menolak proyek strategis nasional tersebut.
Petugas Gabungan TNI, Polri, dan Satpol PP Kabupaten Purworejo, kata dia, sudah berada di lokasi untuk mencegah terjadinya gesekan antara kedua kelompok tersebut.
Ia menambahkan pengamanan yang dilakukan petugas gabungan tersebut didasarkan atas permohonan yang disampaikan Kanwil BPN Jateng kepada Kapolda Jawa Tengah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Suara.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Juan Pedro Franco, Mantan Manusia Terberat Dunia Meninggal
- Tanpa Kembang Api, Prabowo Rayakan Tahun Baru Bersama Pengungsi
- Trump Pertimbangkan Jual Jet Tempur F-35 ke Turki, Israel Waspada
- Trump Klaim 95 Persen Rencana Damai Rusia-Ukraina Telah Disepakati
- 46.207 Penumpang Tinggalkan Jakarta dengan Kereta Api Hari Ini
Advertisement
Usai Pesta Tahun Baru, Pemkot Jogja Pastikan Kota Tetap Bersih
Advertisement
Tiket Museum Nasional Disesuaikan, Lansia hingga Yatim Gratis
Advertisement
Berita Populer
- Lima Tahun Bersama, Fajar Fathur Rahman Pamit dari Borneo FC
- Zohran Mamdani Pimpin New York, Disumpah Pakai Alquran
- Sambut 2026, PSIM Jogja Perkuat Sinergi dengan Pemkot
- Ini Jadwal KRL Jogja-Solo Palur-Tugu 1 Januari 2026
- Jadwal Lengkap KA Prameks Kamis 1 Januari 2026
- Jadwal Lengkap KRL Solo-Jogja Kamis 1 Januari 2026
- Ini Jadwal KA Bandara YIA dan Xpress pada 1 Januari 2026
Advertisement
Advertisement



