Advertisement

Fantastis! Kasus Korupsi Garuda Indonesia Rugikan Negara Rp3,6 Triliun

Sholahuddin Al Ayyubi
Rabu, 19 Januari 2022 - 17:47 WIB
Bhekti Suryani
Fantastis! Kasus Korupsi Garuda Indonesia Rugikan Negara Rp3,6 Triliun Jaksa Agung ST Burhanuddin saat memberikan keterangan resmi mengenai penyidikan perkara korupsi di Garuda Indonesia, Rabu (19/1/2022). - JIBI/Sholahuddin Al Ayyubi

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA--Jaksa Agung Sanitiar (ST) Burhanuddin mengungkapkan kerugian negara sementara akibat perkara dugaan tindak pidana korupsi pengadaan dan penyewaan pesawat PT Garuda Indonesia (GIAA) mencapai Rp3,6 triliun.

Burhanuddin menjelaskan perkara dugaan tindak pidana korupsi untuk pengadaan dan penyewaan pesawat Garuda Indonesia itu sudah dinaikan ke tahap penyidikan, meskipun belum diikuti dengan penetapan tersangka.

Advertisement

Menurut Burhanuddin, tim penyidik Kejagung telah menemukan alat bukti yang cukup untuk menaikan perkara itu ke tahap penyidikan.

"Mulai hari ini, kasus korupsi PT Garuda Indonesia sudah kami tingkatkan ke tahap penyidikan umum dan tahap pertama ini akan kita dalam pengadaan pesawat ATR 72-600 dulu," tuturnya di Kejagung, Rabu (19/1/2022).

BACA JUGA: Setelah Lansia, Ini Giliran Kelompok Warga di Jogja yang Divaksinasi Booster

Burhanuddin memastikan Kejagung tidak akan kesulitan mengungkap tersangka yang terlibat dalam perkara korupsi pengadaan dan penyewaan pesawat PT Garuda Indonesia itu mengingat KPK juga sempat menanganinya.

Dia mengatakan tim penyidik bakal berkordinasi secara intensif dengan KPK untuk menangkap dan memenjarakan pelaku tindak pidana korupsi PT Garuda Indonesia.

"Kami akan terus berkoordinasi dengan KPK agar tidak terjadi nebis in idem, kasus ini sebelumnya kan sudah tuntas di KPK, jadi kami akan kordinasi ya," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : JIBI/Bisnis.com

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Advertisement

alt

Disperindag Sleman Tegaskan Izin Lokasi Transit Pasar Godean Sampai Mei 2023

Sleman
| Minggu, 29 Januari 2023, 17:57 WIB

Advertisement

alt

Tanggal Tua tapi Pengin Piknik? Bisa kok

Wisata
| Minggu, 29 Januari 2023, 07:47 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement