Masuk PPKM Level 1, Masyarakat Kabupaten Magelang Diimbau Tetap Terapkan Prokes

Ilustrasi - dok
04 Januari 2022 13:37 WIB Nina Atmasari News Share :

Harianjogja.com, KOTA MUNGKID- Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Magelang, Nanda Cahyadi Pribadi mengatakan, sesuai Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 1 Tahun 2022, tertanggal 3 Januari 2022 bahwa Kabupaten Magelang saat ini sudah masuk pada PPKM Level 1.

"Alhamdulilah, berkat upaya kerja keras dari Satgas, kemudian juga dari Dinas Kesehatan, TNI Polri, didukung semua komponen masyarakat, tokoh masyarakat, tokoh agama, dunia pendidikan, saat ini Kabupaten Magelang telah masuk pada PPKM level 1," kata, Nanda Cahyadi saat dikonfirmasi di kantornya pagi ini, Selasa (4/1/2022).

Nanda menjelaskan, dengan turunnya PPKM level 1 di Kabupaten Magelang maka akan ada perbedaan kelonggaran terkait pembatasan kegiatan pada masyarakat. Kendati demikian, ia berharap meski sudah turun pada PPKM level 1 masyarakat tetap dihimbau untuk tidak euphoria dan tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Sementara untuk kebijakan destinasi wisata di Kabupaten Magelang, ia menyampaikan akan diberikan kelonggaran terkait jumlah pengunjung dibanding sebelumnya, yakni 75 persen.

"Namun sekali lagi kami tidak berharap, bahwa ini menjadi sebuah euphoria tapi justru semakin kita bisa memperketat aktivitas masyarakat dan Prokes, meskipun kita sudah di Level 1. Kita tidak boleh lengah apalagi saat ini sudah ada varian Omicron yang sudah masuk di Indonesia, seperti di DKI dan sebagainya," jelas, Nanda.

Untuk diketahui sebelumnya, sebagai indikator turunnya PPKM level 1 di Kabupaten Magelang antara lain, capaian vaksinasi dosis I telah mencapai 71,78 persen, dosis I lansia mencapai 69,09 persen (peringkat 4 besar di Jawa Tengah). Selain itu, saat ini Pemerintah Kabupaten Magelang juga sedang mempersiapkan vaksinasi anak usia 6-11 tahun.

"Insyallah pada tanggal 4 Januari ini sudah kita jadwalkan melalui Dinkes vaksinasi bagi anak usia 6-11 tahun, besok kita akan rapatkan yang akan melibatkan semua stakeholder termasuk TNI, Polri, dan teman-teman dari Kecamatan untuk bisa membantu percepatan vaksinasi bagi anak-anak usia 6-11 tahun," ujar, Nanda.