Peringati Hari Relawan, PMI Gelar Upacara Kesiapsiagaan

Ilustrasi Palang Merah Indonesia - Harian Jogja/Kusnul Isti Qomah
26 Desember 2021 03:07 WIB Jumali News Share :

Harianjogja.com, JOGJA - Palang Merah Indonesia Daerah Istimewa Yogyakarta (PMI DIY) menggelar upacara Peringati Hari Relawan PMI, di Lapangan Pemda Sleman, Minggu (26/12/2021) pagi. Upacara akan dipimpin oleh Wakil Gubernur DIY Sri Paduka Paku Alam X, akan diikuti 500 relawan PMI se-DIY dan akan menampilkan simulasi dan parade armada PMI.
“Pada tahun 2005, Presiden Republik Indonesia menjadikan tanggal 26 Desember menjadi Hari Relawan PMI bertepatan dengan setahun pasca tsunami Aceh terjadi. Hal ini merupakan apresiasi Pemerintah RI kepada Relawan PMI yang telah mendarmabaktikan dirinya pada tugas-tugas kemanusiaan. Kegiatan hari ini adalah bentuk apresiasi untuk pengabdian relawan yang luar biasa”, tutur GBPH. Prabukusumo, Ketua PMI DIY dalam rilis yang dikirim, Sabtu (25/12/2021).
Pada tahun yang sama, tepatnya 11 November 2005, Relawan PMI juga mendapat penghargaan “Henry Dunant Medale”, penghargaan setara Nobel ini dipersembahkan kepada seluruh Relawan PMI atas kontribusinya yang besar dalam penanganan bencana Gempa Tsunami di Ace-Nias.
“Ruh dan jiwa kerelawanan ini adalah jantung organisasi PMI dalam kerja kemanusiaan. Sejak berdiri tahun 1945, saat itu PMI memiliki tugas awal menolong korban perang kemerdekaaan serta membantu pertukaran tawanan perang sampai dengan saat ini masa Pandemi Covid-19, Relawan terus bergerak meringankan beban masyarakat. Saat bencana, krisis kesehatan, dan pada situasi apa pun, mereka adalah garda terdepan kerja-kerja kemanusiaan PMI”, jelas Gusti Prabukusumo.
Sejak Pandemi Covid-19 merebak pada Maret 2020 sampai dengan Desember 2021, melalui Relawan, PMI DIY telah melakukan pelayanan ambulans gawat darurat sejumlah 656 layanan, pemulasaran dan pemakaman jenazah sejumlah 728 layanan. Sementara penyemprotan disinfektan di 2.614 titik dan telah menjangkau 835.069 penerima manfaat. Sedangkan layanan truk gunner spray di 87 titik telah menjangkau 1.445.356 jiwa. Selain itu, jangakauan layanan kesehatan mencapai penerima manfaat 1.208 jiwa, promosi kesehtaan di 578 titik menjangkau 109.167 penerima manfaat. Sedang pelayanan psikososial menjangkau 195 orang penerima manfaat.