Google Hapus Aplikasi Chrome pada 2028, Ini yang Perlu Diketahui
Google menghentikan dukungan aplikasi Chrome secara bertahap hingga Oktober 2028. Simak jadwal penghentian dan dampaknya bagi pengguna ChromeOS.
Planet Mars/telegraph.co.uk
Harianjogja.com, JAKARTA - Ilmuwan menemukan aliran air es bersembunyi hanya beberapa meter di bawah permukaan Mars.
Temuan itu berdasarkan penelitian baru dari data yang dikumpulkan oleh Trace Gas Orbiter (TGO), bagian dari misi ExoMars yang dioperasikan oleh European Space Agency (ESA) dan mitranya dari Rusia, Roscosmos.
Misi ExoMars mencakup TGO, yang diluncurkan pada 2016, dan penjelajah Rosalind Franklin yang akan diluncurkan ke Mars tahun depan. Di antara instrumen di kapal TGO adalah salah satu yang disebut Fine Resolution Epithermal Neutron Detector (FREND), yang dapat mendeteksi hidrogen, salah satu dari dua elemen yang membentuk air.
Analisis baru data FREND menunjukkan tingkat hidrogen yang tinggi di sebuah situs bernama Candor Chaos, yang terletak di dekat jantung sistem ngarai besar yang dijuluki Valles Marineris.
“Kami menemukan bagian tengah Valles Marineris penuh dengan air jauh lebih banyak air daripada yang kami perkirakan,” ujar Alexey Malakhov, seorang ilmuwan senior di Space Research Institute of the Russian Academy of Sciences dan rekan penulis makalah baru ini. , kata dalam pernyataan ESA dilansir dari Space.com.
Temuan ini, sangat mirip dengan daerah permafrost Bumi, di mana es air secara permanen bertahan di bawah tanah kering karena suhu rendah yang konstan.
Valles Marineris adalah ngarai terbesar di tata surya, yang ukurannya 10 kali lebih panjang dan lima kali lebih dalam dari Grand Canyon di Bumi - dan salah satu fitur paling mencolok dari Planet Merah, membentang di sepanjang sebagian besar ekuator Mars. Ketika para ilmuwan telah mencari es air Mars di wilayah khatulistiwa sebelumnya, mereka hanya dapat mempelajari debu permukaan, dan mereka hanya menemukan sejumlah kecil air.
Penelitian baru memperluas kedalaman yang dapat dipelajari para ilmuwan, memberi mereka pandangan di bawah permukaan atas serta permukaan langsung.
"Dengan TGO kita dapat melihat ke bawah hingga satu meter [3 kaki] di bawah lapisan berdebu ini dan melihat apa yang sebenarnya terjadi di bawah permukaan Mars - dan, yang terpenting, menemukan \'oasis\' kaya air yang tidak dapat dideteksi dengan instrumen sebelumnya, "Igor Mitrofanov, ilmuwan lain di Institut Penelitian Luar Angkasa Akademi Ilmu Pengetahuan Rusia, penulis utama studi baru dan peneliti utama instrumen FREND, mengatakan dalam pernyataan itu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Google menghentikan dukungan aplikasi Chrome secara bertahap hingga Oktober 2028. Simak jadwal penghentian dan dampaknya bagi pengguna ChromeOS.
Film Djamin Setia Selamanya mengangkat perjuangan Djamin Ginting sekaligus membawa pesan keberanian menghadapi tantangan bagi generasi kini.
Jadwal SIM Sleman Senin 21 September 2026 di MPP Sleman, lengkap dengan lokasi layanan, jam operasional, syarat perpanjangan SIM A dan C.
Sekitar 180 komunitas motorsport Jogja mengikuti Road to Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 melalui konvoi dan Watch Party AustrianGP.
Manchester City menang 5-3 atas Sunderland pada pekan kelima Liga Inggris 2026/27. Semenyo cetak dua gol, Brobbey hattrick.
SD Muhammadiyah Sapen kembali juara KU 12 MLSC Jogja. SD Tarakanita Bumijo I mencetak sejarah sebagai juara baru KU 10 dengan top skor 36 gol.