Alun-Alun Kota Magelang Ditutup pada Malam Tahun Baru 2022

Warga beraktivitas di Alun-Alun Kota Magelang. - Harian Jogja/Nina Atmasari
19 Desember 2021 23:47 WIB Nina Atmasari News Share :

Harianjogja.com, MAGELANG-- Alun-alun Kota Magelang yang biasanya menjadi pusat kegiatan warga sekitar untuk nongkrong akan ditutup pada malam tahun baru 2021. Tujuannya untuk menghindari kerumunan orang yang akan merayakan malam tahun baru.

"Alun-alun akan ditutup, lainnya enggak. Tidak boleh kumpul-kumpul," kata Wali Kota Magelang dr. Muchamad Nur Aziz (Dokter Azis), Kamis (16/12/2021).

Ia mengatakan penutupan dilakukan guna membatasi aktivitas masyarakat di lokasi tersebut. Biasanya, pada malam tahun baru, kawasan pusat Kota Magelang tersebut menjadi tempat warga merayakan pergantian tahun.

Namun, kali ini, karena masih situasi pandemi Covid-19, maka Pemerintah Kota Magelang menerapkan pembatasan aktivitas masyarakat, salah satunya dengan menutup Alun-Alun.

Dokter Aziz juga mengimbau warga agar tidak bepergian keluar rumah jika tidak penting. "Gak usah kemana-mana kalau tidak penting, hanya sehari itu," katanya.

Ia menjelaskan beragam upaya dilakukan Pemkot Magelang guna menekan enylaran virus Covid-19. Upaya lain yakni melarang aparatur sipil negara (ASN) untuk cuti pad alibur akhir tahun. Jika ada yang melanggar, maka ada sanksinya.

"ASN dilarang cuti, tahu sendiri, [untuk] ASN itu perintah, kalau untuk warga mengimbau. Kalau [ASN] melanggar maka itu atitude, dan itu menjadi poin saat kenaikan pangkat dan sebagainya kita pertimbangkan," jelas dokter Aziz.

Adapun vaksinasi sebagai upaya mencapai herd immunity, saat ini masih terus dikebut. Capaian vaksinasi di Kota Magelang telah lebih dari 80%. "Alhamdulillah sudah mencapai lebih dari 80%. Vaksin anak belum ulai, kita belum dapat perintah," katanya.

Sebelumnya, Kapolres Magelang Kota, AKBP Asep Mauludin mengatakan dalam rangka kesiapan Natal 2021 dan Tahun Baru 2022, pihaknya sudah mempersiapkan personel, sarana prasarana dan melaksanakan Rapat Koordinasi Lintas Sektoral yang melibatkan semua unsur baik dari Pemkot, TNI dan Dinas instansi terkait di Kota Magelang.

"Dalam Rakor Linsek nantinya, kami akan menyamakan persepsi untuk cara bertindak dalam pengamanan Nataru di Kota Magelang," katanya. (Nina Atmasari)