Harga Emas Perhiasan Berbalik Naik di Hari Kemerdekaan, Cek Daftarnya
Harga emas perhiasan hari ini 17 Agustus 2026 naik tipis. Emas 24 karat Lakuemas dijual Rp2,305 juta per gram, simak daftar lengkapnya.
Omicron/ucla.org
Harianjogja.com, JAKARTA - Gejala klasik COVID-19 adalah seperti demam, kelelahan, batuk terus-menerus, dan kehilangan indra penciuman dan perasa.
Tetapi, menurut para ahli percaya gejala dari varian Omicron mungkin berbeda dan \'tidak biasa\'.
Dr Angelique Coetzee, Ketua Asosiasi Medis Afrika Selatan, yang merupakan orang pertama yang menemukan varian Omicron, mengatakan bahwa penyakit tersebut menyebabkan infeksi \'ringan\' dan individu yang terkena tidak melaporkan tanda-tanda gejala yang parah.
Mereka yang terdiagnosis Omicron mengeluhkan demam yang sembuh sendiri, tenggorokan \'gatal\', lelah, dan badan pegal.
Dalam pembaruan lain oleh Departemen Kesehatan Afrika Selatan, dokter dokter umum Unben Pillay mengatakan bahwa keringat malam bisa memberi tahu gejala varian Omicron baru yang mungkin muncul di malam hari. Itu bisa disertai dengan gejala lain termasuk "banyak nyeri tubuh," tambah dokter.
Sesuai Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), "Rata-rata dibutuhkan lima hingga enam hari sejak seseorang terinfeksi virus untuk menunjukkan gejala, namun bisa memakan waktu hingga 14 hari."
Diyakini bahwa individu yang terinfeksi COVID dapat secara efisien menularkan virus SARs-COV-2 ke orang lain sekitar dua hari sebelum gejala dimulai, dan hingga 10 hari setelahnya.
Terlepas dari apakah seseorang memiliki gejala atau tidak, mereka kemungkinan besar akan menularkan infeksi kepada orang lain.
Apakah gejala dari varian baru Omicron muncul lebih cepat daripada varian virus corona lainnya?
Kasus Omicron telah melonjak di seluruh dunia dalam waktu singkat. Gejala dari varian baru dikatakan sedikit tidak konvensional juga. Tapi apakah itu berarti masa inkubasi varian baru lebih pendek dari biasanya?
Sementara penelitian tentang hal yang sama masih berlangsung, para ahli percaya bahwa gejala dari Omicron dapat muncul lebih cepat daripada varian COVID-19 sebelumnya.
Menurut Sekretaris Kesehatan Inggris Sajid Javid, analisis terbaru dari Badan Keamanan Kesehatan Inggris menunjukkan bahwa jendela antara infeksi dan penularan mungkin lebih pendek untuk varian Omicron daripada varian Delta.
Selain itu, kemungkinan masa inkubasi yang lebih pendek dari varian Omicron dikatakan menjadi salah satu alasan di balik tingkat transmisi varian yang lebih tinggi.
Seseorang yang terinfeksi COVID-19 menjadi menular sekitar 2 hari sebelum timbulnya gejala dan hingga 10 hari setelahnya, yang berarti selama jendela infeksi ini, Anda dapat menginfeksi siapa saja.
Jika Anda melakukan kontak dengan orang yang terinfeksi COVID, pastikan Anda mengkarantina diri sendiri dan melakukan tes untuk hal yang sama. Sampai laporan Anda keluar, jangan berhubungan dengan siapa pun.
Mengingat bahwa Anda dites positif terkena virus, isolasi diri Anda, pantau gejala Anda dan jika terjadi tingkat keparahan yaitu jika Anda mengalami sesak napas, nyeri dada, kesulitan bernapas atau kekurangan oksigen, segera cari bantuan medis.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Harga emas perhiasan hari ini 17 Agustus 2026 naik tipis. Emas 24 karat Lakuemas dijual Rp2,305 juta per gram, simak daftar lengkapnya.
Anggaran MBG 2026 dipangkas dari Rp335 triliun menjadi Rp229 triliun. Realisasi hingga 27 Agustus mencapai Rp117 triliun.
PTDI optimistis N219 mampu merebut pasar pesawat 19 penumpang global dengan TKDN hampir 45 persen dan mendukung konektivitas wilayah 3T.
Rencana pengaturan tarif pesan-antar makanan memicu kekhawatiran konsumen. Harga GoFood, GrabFood, dan ShopeeFood dikhawatirkan ikut naik.
Harga BBM 29 Agustus 2026 di Pertamina, BP-AKR, Shell, dan Vivo. Pertamax, BP 92, Revvo 92 turun, sementara sejumlah BBM diesel naik.
Kebakaran di Ngaglik Sleman menghanguskan enam kendaraan dan sejumlah perabotan. Kerugian ditaksir Rp1,5 miliar, pemilik rumah terluka.