Kemenkes Beberkan Bukti Varian Omicron Belum Masuk RI

Juru bicara vaksinasi dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dr Siti Nadia Tarmizi. (FOTO ANTARA - Muhammad Zulfikar)
08 Desember 2021 23:57 WIB Wibi Pangestu Pratama News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA — Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyatakan varian Omicron belum masuk ke Indonesia berdasarkan pemeriksaan secara intensif. Hal tersebut meluruskan informasi adanya temuan empat kasus Omicron di Bekasi, Jawa Barat.

Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi, sebagai respons atas beredarnya informasi temuan kasus omicron di Indonesia.

"Dari hasil pemeriksaan Whole Genome Sequencing [WGS] yang terus dilakukan pemerintah secara intensif, varian baru Covid-19 Omicron belum terdeteksi di Indonesia," ujar Nadia pada Rabu (8/12/2021) petang.

Pernyataan itu pun mengklarifikasi sejumlah informasi bahwa terdapat pasien yang terpapar varian omicron di Bekasi, Jawa Barat. Informasi itu sontak menyita perhatian masyarakat, karena hingga hari ini kasus varian baru masih nihil di Indonesia.

"Namun demikian, kami terus mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada dan jangan sampai lengah dalam menjalankan protokol kesehatan yang ketat," ujar Nadia.

Informasi adanya kasus Covid-19 varian omicron pertama kali muncul di situs resmi Pemerintah Kabupaten Bekasi, yakni artikel berjudul Kadinkes Tegaskan 4 Orang Terpapar Omicron Bukan Warga Kabupaten Bekasi. Kini artikel tersebut sudah tidak bisa diakses.

Informasi dalam artikel itu dimuat oleh salah satu media daring, hingga kemudian turut menjadi pemberitaan di media-media lainnya. Namun, setelah itu, Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Bekasi Sri Enny Mainiarti menyanggah bahwa dirinya memberikan pernyataan soal temuan kasus Omicron pada empat orang warga yang baru pulang dari luar negeri.

“Tidak ada bukti dan tidak ada statement apapun dari saya bahwa varian omicron sudah masuk Bekasi,” ujar Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden Abraham Wirotomo yang mengulang pernyataan Kadinkes Bekasi, Rabu (8/12/2021).

Menurut Abraham, keempat orang yang dimaksud dalam informasi itu memang benar positif Covid-19, tetapi mereka terjangkit varian delta.

Keempat orang itu telah menjalani pemeriksaan sampel di Laboratorium Farmalab, Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi. Keempat orang itu diduga tertular virus omicron setelah melakukan perjalanan ke luar negeri.

Sumber : JIBI/Bisnis.com