Sempat Buron, Bandar Narkoba Penabrak Polisi Akhirnya Ditangkap

Ilustrasi - JIBI/Antara
30 November 2021 14:57 WIB Setyo Aji Harjanto News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Polisi berhasil menangkap bandar narkoba yang menabrak anggota Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Pusat.  Polisi menangkap pelaku yang sempat buron di daerah Waleri, Kendal, Jawa Tengah, Senin, 29 November 2021.

"Kami telah berhasil menangkap tersangka bandar narkoba yang menabrak anggota kami KM28 Cirebon," Kepala Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Pusat Kompol Indrawienny Panjiyoga kepada wartawan, dikutip Selasa (30/11/2021).

BACA JUGA : Polisi Ditabrak dan Dilindas Bandar Narkoba, Ini Kronologinya

Indrawienny tak merinci penangkapan satu buron ini. Hanya saja dari penangkapan ini polisi melakukan pengembangan ke wilayah Aceh dan menangkap tersangka lain berinisial I. Dari dia disita barang bukti narkoba seberat 21 kilogram.

"(Kemudian) kami kembangkan lagi wilayah medan menangkap dua orang lagi yang berperan sebagai pemegang rekening dan salah satu penghubung ke Malaysia," ujar dia.

Lebih lanjut dia mengatakan, bandar narkoba ini merupakan jaringan internasional. Sebelumnya, Anggota Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Pusat Iptu JM ditabrak dan dilindas mobil bandar narkoba pada Minggu (21/11/2021).

Anggota Satnarkoba mengalami luka di bagian kaki. Dia ditabrak saat berusaha mengadang laju kendaraan bandar narkoba di daerah Cirebon, Jawa Barat.

"Benar, anggota Satnarkoba Iptu JM mengalami luka saat melakukan pengungkapan 35 Kg di Cirebon, anggota kami ditabrak dan dilindas bandar narkoba," kata Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Hengki Haryad kepada wartawan, dikutip Senin (22/11/2021).

BACA JUGA : NARKOBA KULONPROGO : Pengguna Narkoba Ditangkap

Hengki menuturkan, penangkapan bandar narkoba di Cirebon ini berawal dari pengungkapan kasus begal karyawati Basarnas.

Pelaku pembegalan dan pembunuhan itu melancarkan aksinya dalam pengaruh narkotika jenis sabu. Satnarkoba Polres Jakpus pun mencari bandar yang diduga menyuplai pelaku begal tersebut.

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia