Advertisement
Dukungan untuk Gus Yahya Jadi Ketum PBNU Terus Bermunculan
KH Yahya Cholil Staquf (kiri). - Antara.
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA--Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) dan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) se- Provinsi Bali memastikan solid mendukung KH Yahya Cholil Staquf sebagai calon ketua umum PBNU pada Muktamar Ke-34 NU.
"Kami seluruh Ketua PCNU se-Bali dan Ketua PWNU Provinsi Bali sudah bulat mendukung Gus Yahya [KH Yahya Cholil Staquf]," kata Ketua PCNU Kabupaten Gianyar Sukisno Suwandi dikutip dari siaran pers di Jakarta, Selasa (23/11/2021).
Advertisement
Para Ketua PCNU se-Bali berkumpul di Gianyar, Senin (22/11), untuk menegaskan kembali dukungan mereka kepada Gus Yahya, sapaan akrab KH Yahya Cholil Staquf, karena beredar kabar Bali mendukung calon petahana KH Said Aqil Siroj.
"Kami sudah mendukung Gus Yahya sejak sebulan lalu, tapi kemarin ada berita hoaks. Jadi, kami luruskan bahwa kami solid mendukung Gus Yahya, bukan yang lainnya," ucap Sukisno menegaskan.
Menurut dia, Ketua PCNU se-Bali menilai sosok Gus Yahya layak memimpin PBNU. Jaringan internasional serta kemampuan Gus Yahya sangat diperlukan untuk membesarkan NU.
Dalam kesempatan itu, Ketua PCNU se-Bali juga mendesak PBNU menjalankan perintah Rois Aam PBNU untuk mempercepat pelaksanaan muktamar NU.
"Muktamar NU harus dipercepat karena panitia sudah siap dan mayoritas pengurus NU se-Indonesia juga menginginkan segera regenerasi kepengurusan di tingkat PBNU," ujar Sukisno.
Menyusul rencana pemerintah untuk menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3 pada 24 Desember 2021 hingga 2 Januari 2022, Muktamar Ke-34 NU yang sedianya dilaksanakan pada 23-25 Desember di Provinsi Lampung akan dijadwal ulang.
PBNU hingga saat ini belum memutuskan apakah waktu pelaksanaan muktamar dimajukan atau dimundurkan dari jadwal semula.
Terdapat dua aspirasi terkait penjadwalan ulang waktu pelaksanaan Muktamar Ke-34 NU. Satu pihak menginginkan dimajukan sepekan dari jadwal semula, sedangkan pihak yang lain menginginkan muktamar ditunda hingga awal tahun depan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Aktivis KontraS Andrie Yunus Diserang Air Keras di Jakarta
- KPK Ungkap Pembagian Kuota Haji 2024 oleh Yaqut Cholil Qoumas
- Skandal Haji Eks Menag Yaqut: Kode T0, Bayar Rp84 Juta Bisa Berangkat
- Gugatan Kalah, KPK Jebloskan Mantan Menag Yaqut ke Rutan Merah Putih
- Hashim Djojohadikusumo Akan Pimpin Satgas Pembiayaan Taman Nasional
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Bocah 10 Tahun Tenggelam di Bengawan Solo Sragen
- Motor Rental Digadaikan Rp12 Juta, Pria Asal Sleman Ditangkap Polisi
- Operasi Ketupat Candi 2026: Sukoharjo Dirikan 3 Pos Mudik
- Jadwal Buka Puasa Jogja Kamis 12 Maret 2026, Magrib 17.57 WIB
- Suzuki Perkuat Pasar Mobil Listrik di Indonesia lewat e-Vitara
- Wali Kota Genjot Transaksi Digital untuk Parkir dan Pasar Kota Jogja
- Kenaikan Harga Pertalite Tunggu Evaluasi
Advertisement
Advertisement









