Vaksin Booster untuk Masyarakat Akan Dimulai 2022, Ini Kata Satgas

Juru Bicara Satgas Covid-19 Wiku Adisasmito - www.covid19.go.id
19 November 2021 04:57 WIB Aprianus Doni Tolok News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA — Satuan Tugas Penanganan Covid-19 menyatakan pemerintah saat ini masih mengkaji pemberian vaksin booster untuk masyarakat umum pada 2022. Saat ini booster baru diberikan kepada tenaga kesehatan saja.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito menegaskan saat ini prioritas pemerintah adalah meratakan pemberian vaksin Covid-19 bagi seluruh penduduk Indonesia.

“Kita melangkah majunya bertahap dan bersama. Jangan ada yang ketinggalan dan akhirnya tidak terlindungi,” kata Wiku kepada Bisnis, Kamis (18/11/2021).

Wiku juga menyampaikan bahwa vaksinasi adalah hak setiap warga negara sehingga pemerintah tidak akan memungut biaya.

Namun, untuk saat ini vaksinasi gratis masih diperuntukkan untuk dosis 1 dan 2, sedangkan booster bagi masyarakat umum diluar tenaga kesehatan masih menunggu kajian kebijakan pemerintah selanjutnya.

“Untuk vaksin berikutnya [booster] nanti mengikuti kebijakan pemerintah yang mempertimbangkan berbagai keadaan. Melangkah itu bertahap dulu,” ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengatakan vaksinasi booster yang rencananya dilaksanakan pada tahun depan tidak gratis alias berbayar.

Dia mengatakan biaya vaksinasi booster gratis hanya untuk kelompok tertentu yaitu warga yang terdaftar sebagai peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan.

Dia mengatakan biaya vaksinasi booster yang akan ditanggung oleh negara hanya untuk peserta PBI BPJS Kesehatan. Selain PBI, maka peserta BPJS Kesehatan lainnya harus membayar untuk vaksinasi booster.

"Jadi mohon maaf bapak ibu anggota DPR yang memang penghasilannya cukup nanti kita minta bayar sendiri,” kata Budi di rapat kerja Komisi IX DPR RI, di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (8/11/2021).

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia