Cegah Covid-19, Pemerintah Berlakukan PPKM Level 3 saat Nataru

Warga mengunjungi salah satu pusat belanja di Jakarta Barat, Sabtu (30/10/2021). Juru bicara Satgas COVID-19 Wiku Adisasmito menyatakan pada masa pelonggaran PPKM level 3 tren mobilitas warga di pusat belanja naik 22,14 persen, di taman 5,43 persen dan di tempat retail serta rekreasi 2,86 persen. - Antara
18 November 2021 12:07 WIB Novita Sari Simamora News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA-Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy berencana menerapkan PPKM level 3 saat Natal dan Tahun Baru untuk mencegah peningkatan kasus Covid-19.

Penetapan PPKM level 3, bertujuan untuk mengurangi aktivitas masyarakat saat Natal dan Tahun Baru di seluruh wilayah. Perketatan ini dilakukan untuk mencegah peningkatan kasus Covid-19 usai libur Nataru.

"Selama Natal dan Tahun Baru, seluruh Indonesia akan diberlakukan peraturan dan ketentuan PPKM Level 3," tulisnya seperti dikutip dari siaran pers, Kamis (18/11/2021).

Muhadjir menuturkan bahwa kebijakan PPKM level 3 akan berlaku sejak 24 Desember 2021 sampai 2 Januari 2022. Kebijakan ini akan diterapkan menunggu Kemendagri menerbitkan Instruksi Mendagri (Inmendagri) terbaru.

Baca juga: Jokowi: Waspada Covid-19 dan Potensi Perlambatan Ekonomi di 2022

"Inmedagri Ini sebagai pedoman pelaksanaan pengendalian penanganan COVID-19 selama masa libur Natal dan Tahun Baru yang akan ditetapkan selambat-lambatnya pada tanggal 22 November 2021," ujarnya.

Adapun kebijakan PPKM Level 3 dalam Inmendagri terdahulu di antaranya mengatur kegiatan di tempat ibadah maksimal kapasitas 50 persen, kegiatan di bioskop dan tempat makan minum maksimal kapasitas 50 persen.

Dalam PPKM level 3, pemerintah juga membatasis jumlah pengunjung di pusat perbelanjaan maksimal kapasitas 50 persen sampai pukul 21.00 dengan penerapan protokol kesehatan ketat, dan menutup fasilitas umum seperti alun-alun dan lapangan terbuka.

Sumber : bisnis.com