Advertisement
TPNPB-OPM Klaim Bakar Pos TNI di Intan Jaya
ILUSTRASI: TPNPB di Papua Barat, mengklaim menewaskan 5 anggota TNI dalam kontak senjata selama dua hari, yakni Selasa - Rabu (23-24/4/2019). - Suara.com
Advertisement
Harianjogja.com, PAPUA-Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) mengklaim sudah membakar pos TNI di Intan Jaya, Papua pada Minggu (14/11/2021). Mereka juga mengaku membakar satu rumah sakit yang menimbulkan kontak tembak dengan aparat.
Juru bicara TPNPB-OPM Sebby Sambom mengatakan, pasukan yang melakukan itu dipimpin oleh Aple Kobogau Dan Aven Kobogau.
Advertisement
Dia menceritakan, awalnya TPNPB-OPM tengah mencari anggota TNI yang bersembunyi di hutan. Tanpa disengaja salah satu anggota TPNPB-OPM membakar rumput dan mengakibatkan kebakaran yang meluas termasuk mengenai pos anggota TNI.
"Membakar pos anggota TNI yang sedang bersembunyi sehingga anggota TNI keluar dan saling baku tembak dengan anggota TPNPB-OPM," kata Sebby dalam laporannya yang diterima Suara.com-jaringan Harianjogja.com, Senin (15/11/2021).
Baca juga: TPNPB-OPM Laporkan Anggota TNI/Polri Tembak Istri Kepala Desa di Papua
Bukan hanya pos anggota TNI, TPNPB-OPM juga membakar satu rumah sakit yang baru dibangun. Kontak senjata tidak dapat terelakan dalam kejadian tersebut.
Sebby menyebut pihaknya belum mengetahui apakah ada korban jiwa akibat dari kontak tembak tersebut.
"Selain itu juga di tempat yang sama anggota TPNPB OPM berasil membakar satu rumah sakit yang baru di bangun, dan terjadi kontak senjata," katanya.
"[dan] di tengah kontak senjata tersebut kami belum memastikan anggota TPNPB-OPM atau masyarakat sipil yang terkena tembakan," imbuh dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : suara.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Ganti Rugi Tol Jogja YIA Cair Ratusan Miliar, Warga Mulai Berbenah
Advertisement
Masuk Jepang Wajib JESTA 2026, Ini Biaya dan Cara Daftarnya
Advertisement
Berita Populer
- Isu Pertamax Naik 10 Persen 1 April, Ini Penjelasan Bahlil
- Polemik Retribusi Parangtritis, Pemkab Bantul Berencana Pindah TPR
- Bos Maktour dan Ketua Kesthuri Ditetapkan Tersangka Korupsi Kuota Haji
- HUT ke-80 Sultan HB X, 10.000 Pamong se-DIY Bakal Kirab Hasil Bumi
- Sempat Viral Putus Sekolah Rawat Orang Tua, Fendi Kembali ke Kelas
- Langgar Aturan Pelindungan Anak, Meta dan Google Dipanggil Menkomdigi
- Kemenko PM: Kasus Amsal Sitepu Ancaman Bagi Industri Kreatif Nasional
Advertisement
Advertisement







