BMKG Jelaskan Kondisi Cuaca saat Tangki Kilang Cilacap Milik Pertamina Terbakar

Upaya pemadaman kebakaran tangki penampungan bahan bakar minyak 36 T102 kilang Pertamina RU 4 Cilacap, Jawa Tengah, Minggu (14/11/2021). Pertamina memakai high capacity foam monitor untuk memadamkan kebakaran yang terjadi pada Sabtu malam (13/11 - 2021).
15 November 2021 02:27 WIB Indra Gunawan News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyampaikan kondisi cuaca saat terjadi kebakaran di kilang Pertamina Cilacap pada Sabtu (13/11/2021).

BMKG menjelaskan, cuaca saat itu memang berpotensi menurunkan hujan ringan hingga lebat yang dapat disertai potensi kilat atau petir dan angin kencang.

“Berdasarkan analisis dari data citra satelit dan radar cuaca, dapat diidentifikasi bahwa pada periode pukul 17.00 WIB hingga 21.00 WIB terdapat pertumbuhan awan konvektif di wilayah Kabupaten Cilacap, dengan suhu puncak awan mencapai kisaran -62,5 derajat celcius hingga -75.1 derajat celcius,” tulis BMKG dalam keterangan resmi, Minggu (14/11/2021).

BACA JUGA : Kronologi Kebakaran Kilang Minyak Pertamina di Cilacap

Berdasarkan alat pengukuran curah hujan di Stasiun Meteorologi Tunggul Wulung Cilacap, BMKG mengidentifikasi bahwa telah terjadi hujan dengan intensitas mencapai 47 mm selama periode pukul 16.00 hingga 19.00 WIB.

Selain itu, pada saat yang sama pukul 18.00–19.30 WIB terdeteksi dua momen sambaran petir, yakni pukul 18.47.27 WIB dan pukul 19.23.32 WIB.

Peristiwa sambaran petir terdekat dengan kilang minyak RU IV Cilacap adalah untuk momen jam 18.47.27 WIB (koordinat 7.67942574 LS, 109.1110952 BT) dengan jarak kurang lebih 12 kilometer sebelah timur laut kilang Minyak RU IV Cilacap.

Sementara itu, untuk peristiwa sambaran petir jam 19.23.32 WIB (koordinat 7.437264713 LS, 108.7736507 BT) berlokasi di kecamatan Sidareja, dengan jarak kurang lebih 43 kilometer barat laut dari kilang minyak RU IV Cilacap.

BACA JUGA : Kilang Minyak di Cilacap Terbakar, Pertamina Jamin Pasokan BBM Aman

Sebelumnya, BMKG wilayah Jawa Tengah juga telah mengeluarkan informasi peringatan dini cuaca ekstrem (potensi hujan lebat disertai kilat/petir/angin kencang) untuk wilayah Jawa Tengah pada tanggal 13 November 2021 sebagai berikut:

  1. Peringatan Dini Berbasis Dampak (IBF) yang dikeluarkan 12 November 2021.
  2. Prakiraan Cuaca Jawa Tengah yang berlaku pukul 07.00–19.00 WIB yang dikeluarkan pada 13 November 2021 jam 07.00 WIB.
  3. Prakiraan Cuaca 24 jam yang dikeluarkan 13 November 2021, pada jam 07.00 WIB hingga 14 November 2021 jam 07.00 WIB.
  4. Prospek Cuaca 3–6 jam ke depan yang dikeluarkan 13 November 2021 jam 10.00 WIB.
  5. Peringatan dini cuaca ekstrem Jawa Tengah yang dikeluarkan 13 November sejak 12.05 WIB dan berakhir pada jam 22.00 WIB.

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia