Muncul Klaster, Prokes SMKN 1 Sedayu Akan Dievaluasi

Ilustrasi. - Freepik
09 November 2021 13:17 WIB Jumali News Share :

Harianjogja.com, JOGJA--Pemerintah Daerah (Pemda) DIY telah meminta kepada Disdikpora DIY untuk melakukan investigasi terkait dengan adanya klaster di SMKN1 Sedayu yang awalnya berasal dari klaster takziah. Investigasi ini penting sebagai upaya mengetahui penyebab masifnya penularan dari klaster di SMKN1 Sedayu.

"Kami sudah minta Disdikpora melakukan evaluasi terhadap proses pembelajaran di sana. Apakah karena tidak protokol kesehatan? Apakah pertemuannya terlalu lama? atau ada kantin buka? Kami minta diinvestigasi. Ini akan digunakan sebagai bahan untuk sosialisasi ke sekolah lainya," kata Sekda DIY Kadarmanta Baskara Aji, Selasa (9/11/2021).

Menurut Aji, paska ditemukannya klaster sekolah di SMKN 1 Sedayu pihaknya juga telah meminta kepada sekolah untuk lebih berhati-hati. Di mana sekolah diminta mengawasi anak-anak dan guru. "Karena ternyatabegitu ada satu anak yang positif, semua bisa tertular," ungkapnya.

Khusus untuk klaster SMKN 1 Sedayu, Aji mengakui jika banyak siswa di tempat tersebut berasal dari Bantul dan Sleman. "Untuk itu, agar kasus tidak terjadi di tempat lain, adalah pengetatan pembelajaran agar tidak lengah," tandasnya.

Sementara disinggung mengenai adanya guru yang positif Covid-19, nekat mengajar, Aji menyatakan hal itu tidak diperbolehkan.

"Harus kita beri sanksi, jika dengan sengaja masuk. Ya, kalau sudah jelas sakit dan menghadiri, dia harus diberi sanksi dari lembaganya," ucap Aji.