Capaian Vaksinasi di 5 Provinsi Ini Masih di Bawa Rata-rata Nasional

Penyandang disabilitas antre untuk mendapatkan vaksin Covid-19. - Harian Jogja/Gigih M. Hanafi
05 November 2021 06:47 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA--Ketua Tim Pakar Satgas Penanganan COVID-19, Wiku Adisasmito mengemukakan terdapat lima provinsi yang memiliki cakupan vaksinasi dosis lengkap di bawah rata-rata angka nasional.

"Capaian vaksinasi dosis lengkap secara nasional saat ini adalah 35,5 persen," kata Wiku Adisasmito saat menyampaikan keterangan pers di YouTube BNPB yang diikuti dari Jakarta, Kamis (4/11/2021).

Provinsi dengan cakupan vaksinasi dosis lengkap yang masih di bawah angka nasional adalah Lampung 20,76 persen, Sulawesi Utara 28,81 persen, Sulawesi Tenggara 20,31 persen, Maluku Utara 17,5 persen, dan Papua 17,56 persen.

BACA JUGA : Gandeng GKR Indonesia, Jasamarga Jogja Bawen Gelar Kegiatan Vaksinasi di UMY

Satgas mencatat sebanyak 76.687.750 warga Indonesia sudah menerima dua dosis vaksin COVID-19 pada Kamis ini. Jumlah warga yang telah divaksinasi dosis kedua bertambah sebanyak 858.560 orang.

Jumlah warga yang mendapatkan vaksin dosis pertama juga mengalami penambahan sebanyak 876.343, menjadikan total penerima dosis pertama menjadi 122.852.096 orang. Sebanyak 1.150.748 tenaga kesehatan telah mendapat vaksin dosis ketiga.

Pemerintah masih menargetkan 208.265.720 warga Indonesia untuk bisa mendapatkan dua dosis penyuntikan vaksin COVID-19 agar dapat membentuk kekebalan kelompok (herd immunity).

"Untuk itu saya mohon kepada seluruh gubernur serta wali kota dan bupati untuk tidak lengah di tengah kondisi yang terkendali. Baca data dan memahami situasi wilayah masing-masing penting untuk terus dilakukan secara konsisten, tidak hanya pada saat kasus mengalami lonjakan, namun juga saat kasus melandai," katanya.

BACA JUGA : Soal Vaksin untuk Anak Usia 6-11 Tahun, Bantul Tunggu Surat Resmi Kemenkes

Menurut Wiku tren penurunan kasus COVID-19 di Tanah Air sejak Agustus 2021 perlu terus dipertahankan, baik melalui ketaatan terhadap protokol kesehatan, peningkatan pelacakan kasus hingga vaksinasi.

Sumber : Antara