FIFA Didesak Putus dengan Coca-Cola, Isu Kesehatan Menguat
Koalisi global mendesak FIFA mengakhiri kerja sama dengan Coca-Cola sebelum 2030 karena dampak kesehatan dan lingkungan.
Ilustrasi hujan lebat./Reuters
Harianjogja.com, JAKARTA--Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini akan adanya potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat terjadi di sebagian wilayah di Indonesia pada Senin (25/10/2021).
Potensi hujan sedang hingga lebat disertai kilat/petir dan angin kencang diprakirakan erjadi di Aceh, Bangka Belitung, Banten, Bengkulu, Jambi, Jawa Barat, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Lampung, dan Maluku.
Kemudian hujan sedang hingga lebat berpotensi juga terjadi di Nusa Tenggara Timur (NTT), Papua Barat, Riau, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Sumatera Barat, dan Sumatera Selatan. Sementara di Nusa Tenggara Barat (NTB) berpotensi hujan disertai angin kencang.
Selain itu BMKG juga memperingatkan agar mewaspadai tinggi gelombang hingga 2 meter di Selat Lombok bagian utara dan selatan, Selat Alas bagian selatan, Samudera Hindia Selatan NTB dan Selat Sape bagian selatan.
Sedangkan di wilayah DKI Jakarta diprakirakan hujan turun berdurasi singkat di Jakarta Selatan dan Jakarta Timur pada sore hari.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Koalisi global mendesak FIFA mengakhiri kerja sama dengan Coca-Cola sebelum 2030 karena dampak kesehatan dan lingkungan.
Proyek PSEL Semarang Rp3 triliun diminati 85 investor. Sampah diolah jadi listrik, dorong ekonomi hijau dan investasi.
Kejagung terus menggeledah sejumlah lokasi terkait kasus korupsi program MBG 2025–2026 di BGN. Tiga mantan pejabat telah jadi tersangka.
Guru Besar UI menegaskan pentingnya pengawasan berbasis risiko dalam penjualan obat di minimarket demi mencegah penyalahgunaan.
Eks Wamenaker Immanuel Ebenezer divonis 4,5 tahun penjara dalam kasus gratifikasi Rp3,43 miliar terkait sertifikat K3.
Wuling Eksion mencatat 1.500 pemesanan sejak April 2026. Varian listrik murni mendominasi minat konsumen di Indonesia.