Alvin Lie Mendebat Mahfud MD Terkait 86 Persen Koruptor Lulusan Perguruan Tinggi

Anggota Ombudsman Alvin Lie (kiri) menyampaikan paparan saat diskusi terbatas di Jakarta, Selasa (22/8). - JIBI/Arif Budisusilo
21 Oktober 2021 10:37 WIB Nancy Junita News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Menteri Koordinator bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD dan Anggota Ombudsman Alvin Lie berdebat soal 86 persen koruptor lulusan perguruan tinggi.

Dikutip dari akun Twitter @mohmahfud, Senin (21/10/2021), saat memberi kuliah umum di Universitas Semarang (USM) Jawa Tengah, Rabu (20/10/2021), Mahfud menyebut, bahwa 86 persen koruptor adalah lulusan perguruan tinggi.

Berdasarkan data itu, Mahfud menilai perguruan tinggi gagal mendidik, maka perlu penguatan wawasan kebangsaan. “Namun, sebenarnya kemajuan Indonesia di berbagai bidang karena perguruan tinggi,” tambah Mahfud.

BACA JUGA : Ini Alasan Mahfud MD Anjurkan Pengutang Tak Perlu Bayar Pinjol Ilegal

Alvin Lie tidak sependapat dengan cuitan Mahfud. Dia justru mempertanyakan, mengapa perguruan tinggi disalahkan dalam kasus korupsi.

“Berapa persen lulusan perguruan tinggi yang jadi koruptor,” ujarnya.

Kemudian, pengamat penerbangan ini menegaskan, bahwa 100 persen koruptor adalah orang yang punya kekuasaan.

Juga, 100 persenkoruptor adalah tampok/ begal penyengsara rakyat.

Mahfud pun menyebut, bahwa perguruan tinggi adalah salah salah satu pintu kemajuan bangsa, karena perguruan tinggi yang banyak membuat Indonesia memiliki ahli di berbagai bidang: kelautan, kehutanan, kedokteran, diplomasi, pertahanan, ilmu teknologi.

BACA JUGA : Mahfud MD Ultimatum Pinjol Ilegal Hentikan Aktivitas

“Tapi akibat sampingnya pelaku korupsi banyak yang lulusan perguruan tinggi, maka  penguatan wawasan kebangsaan di perguruan tinggi sangat penting. Itu konteksnya,” cuit Mahfud merespons komentar Alvin Lie.

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia