Politikus PDIP Arteria Dahlan Larang OTT Penegak Hukum

Arteria Dahlan / Antara
14 Oktober 2021 01:27 WIB John Andhi Oktaveri News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Pernyataan politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Arteria Dahlan menjadi sorotan publik.

Pasalnya, saat melakukan kunjungan ke Pengadilan Negeri (PN) Surabaya pada Selasa (12/10/2021), ia menyatakan tidak setuju dengan dengan adanya operasi tangkap tangan (OTT) terhadap aparat penegak hukum.

Hal itu, karena cara demikian dianggap tidak menjamin masalah terselesaikan. “Bayangkan kalau polisi kalian tangkap, kalau jaksa kalian tangkap, kalau hakim kalian tangkap, runtuh Republik. Masih banyak cara-cara untuk memperbaiki mereka,” ujar Politisi PDI-Perjuangan itu.   

“Menegakkan hukum dengan banyak cara. Tidak dengan melakukan perbuatan-perbuatan hukum yang justru kontraproduktif terhadap hal itu,” ujarnya.

Bukan sikap partai

Menanggapi pernyataan Arteria Dahlan itu, anggota Fraksi PDI Perjuangan Junimart Girsang angkat bicara. Menurutnya, pernyataan Arteria tersebut ditegaskan bukan bagian dari sikap partai dan sangat disesalkan.

Sebab, ia sendiri tidak setuju dengan pendapat sahabatnya tersebut. Alasannya, selain tidak berdasar juga tidak sepatutnya oknum penegak hukum yang melakukan kesalahan justru malah dibiarkan.

"Tidak lah, tidak mungkin Republik ini akan runtuh hanya karena segelintir oknum penegak hukum harus dihukum oleh kesalahan mereka sendiri, justru penegakan hukum itu harus dimulai dari lembaga penegak hukum itu sendiri," tegas Wakil Ketua Komisi II DPR itu, Rabu (13/10/2021).

"Jadi apa yang dikatakan oleh sahabat saya Arteria Dahlan itu tidak ada kaitannya dengan sikap PDI Perjuangan maupun Fraksi PDI-Perjuangan di DPR. Perlu saya tegaskan PDI-Perjuangan sangat mendukung penegakan hukum di negeri ini, semua sama di mata hukum,"tambahnya.

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia