Viral Menteri Tjahjo Kumolo Salah Unggah Foto Tol Cisumdawu

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Tjahjo Kumolo. - Antara
11 Oktober 2021 12:27 WIB Aprianus Doni Tolok News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Tjahjo Kumolo salah mengunggah foto jalan tol Cisumdawu (Cileunyi-Sumedang-Dawuan) di Provinsi Jawa Barat.

“Mohon maaf postingan jalan tol di Jabar ternyata salah bukan di Jabar (saya dapat informasi salah) trims perhatiannya- tjahjokumolo," cuitnya melalui akun Twitter, @tjahjo_kumolo, Minggu (10/10/2021).

Kendati sudah dihapus, foto yang sempat diunggah Tjahjo tersebut sudah menyebar di media sosial.

BACA JUGA : WFO Diprioritaskan untuk ASN yang Telah Divaksinasi 

Narasi dari foto tersebut berbunyi, “Jalan tol terkeren di Indonesia, Cisumdawu (Cileunyi-Sumedang-Dawuan), yang membelah gunung dan masuk gunung, memungkinkan Bandung-Tegal ditempuh hanya dalam dua jam, Bandung-Semarang hanya 3,5 jam.”

Foto tersebut ternyata jalan raya D400 Mersin-Antalya di Turki atau foto yang pernah disebutkan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika sebagai hoaks.

Dalam disinformasi yang terjadi pada 2019 itu, foto jalan tersebut diunggah oleh sebuah akun dengan narasi "Penampakan tol Cisumdawu, Cileunyi-Sumedang-Dawuan, 60 km, yang memangkas dan menerobos bukit".

“Sebelumnya gambar tersebut diklaim sebagai jalanan yang ada di India.

Setelah ditelusuri, ternyata klaim terhadap foto tersebut tidaklah benar.

Gambar jalan tol tersebut bukanlah di India maupun di Indonesia, melainkan jalan raya D400 Mersin-Antalya di Turki,” kata Kemkominfo dalam keterangan resminya saat itu.

Lebih lanjut, kesalahan Menpan-RB tersebut mendapatkan cemoohan dari warganet.

Akun Twitter @sayids menyayangkan penyebaran hoaks justru dilakukan oleh pejabat pemerintah.

BACA JUGA : Tjahjo Kumolo Apresiasi MPP Kulonprogo

“Jadi menteri harus jadi panutan jangan sebarkan sesuatu yang kau tidak tahu, sudah cukup bangsa dan negara ini hidup dalam hoax, jangan ditambah pejabat negara yang dibayar oleh rakyat ikut sebarkan hoax,” cuitnya.

Sementara itu, akun @ninikfarm menyindir sang menteri dengan mencuit:

“Karena Bapak yg posting, pastinya dimaafkan.... *kalo kita yg posting bisa rame pak...,” cuitnya.

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia