Advertisement

Meroket, Kasus Covid-19 Singapura Tembus 100.000

John Andhi Oktaveri
Minggu, 03 Oktober 2021 - 07:47 WIB
Bernadheta Dian Saraswati
Meroket, Kasus Covid-19 Singapura Tembus 100.000 Warga menyeberang jalan di tengah penyebaran penyakit Covid-19 di Singapura, Jumat (14/5/2021). - Antara/Reuters

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA - Negara Singapura melaporkan 2.356 kasus baru Covid-19 hingga tadi malam, sehingga menjadikan jumlah total infeksi sejak awal pandemi menembus angka 100.000, untuk negara berpenduduk 5,6 juta jiwa itu.

Meski kemarin terjadi penurunan jumlah kasus harian untuk pertama sejak empat hari berturut-turut, namun peningkatan kasus terus terjadi. Kementerian Kesehatan melaporkan empat kematian lagi akibat komplikasi virus Corona.

Advertisement

PROMOTED:  Dari Garasi Rumahan, Kini Berhasil Perkenalkan Kopi Khas Indonesia di Kancah Internasional

Keempat yang meninggal itu semuanya warga Singapura yang terdiri dari tiga wanita dan satu pria dan berusia antara 55 dan 80 tahun. Semuanya belum divaksinasi Covid-19 dan memiliki berbagai kondisi medis yang mendasarinya. 

Angka itu menjadikan total korban tewas Singapura menjadi 107 orang sebagaimana dikutip ChannelNewsAsia.com, Minggu (3/10/2021).

Dari kasus baru tersebut, 2.350 merupakan infeksi menular lokal yang terdiri dari 1.938 kasus di perumahan biasa dan 412 warga asrama.

Baca juga: Mie Instan Terbaik di Dunia Versi Chef dan Food Writers, Ada Indomie dari Indonesia

Di antara kasus-kasus itu terdapat 513 manula di atas usia 60 tahun, menurut Depkes dalam pembaruan hariannya yang dirilis ke media sekitar pukul 11 tadi malam.

Ada juga enam kasus impor, lima terdeteksi pada saat kedatangan di Singapura dan satu lagi tinggal di rumah atau periode isolasi. Hingga Sabtu, Singapura telah melaporkan total 101.786 kasus Covid-19 sejak awal pandemi.

Jumlah korban yang dirawat di rumah sakit terdapat 1.422 pasien yang sebagian besar dalam keadaan sehat dan dalam pengawasan, menurut Depkes.

Terdapat 243 kasus penyakit berat yang membutuhkan suplementasi oksigen, dan 31 dalam kondisi kritis di unit perawatan intensif (ICU). Sedangkan dari mereka yang jatuh sakit parah, 233 berusia di atas 60 tahun.

Selama 28 hari terakhir, persentase kasus lokal yang tidak menunjukkan gejala atau gejala ringan di Singapura adalah 98,2 persen.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : ChannelNewsAsia.com, Bisnis.com

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Advertisement

alt

BPS Rilis Ekonomi DIY Melesat, Sektor Pariwisata Jadi Pengungkit

Jogja
| Selasa, 07 Februari 2023, 08:37 WIB

Advertisement

alt

Ingin Melancong Sendirian? Ini Daftar 15 Negara yang Aman bagi Solo Traveler Perempuan

Wisata
| Selasa, 07 Februari 2023, 07:27 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement