Musim Hujan, BMKG: Waspada Dampak Potensi Curah Hujan Tinggi 10 Hari ke Depan!

Peta Indonesia - Istimewa
15 September 2021 09:17 WIB Nancy Junita News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA – Indonesia sudah memasuki awal musim hujan, kendati sebagian wilayah masih musim kemarau.

Mengutip keterangan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) pada laman bmkg.go.id, Rabu (15/9/2021), berdasarkan analisis curah hujan pada dasarian I September 2021, sebanyak 3,22 persen wilayah Indonesia telah memasuki musim hujan.

Wilayah yang sudah mengalami musim hujan meliputi sebagian Sumatra Utara, sebagian Riau, sebagian besar Sumatra Barat, Kalimantan Selatan bagian selatan, dan Kalimantan Timur bagian selatan.

Prakiraan musim hujan tahun 2021/2022 BMKG, menunjukkan bahwa sebagian besar wilayah Indonesia diprakirakan mengalami awal musim hujan 2021/2022 pada kisaran bulan Oktober dan November 2021 sebanyak 232 ZOM (Zona Musim) atau sekitar 67,8 persen.

Sifat Hujan pada sebagian besar daerah diprediksi normal sebesar 71,4 persen, sedangkan 25,7 persen berada di atas normal, serta 2,9 persen diprakirakan bawah normal.

Adapun, puncak musim hujan 2021/2022 di sebagian besar wilayah Indonesia diprakirakan terjadi pada bulan Januari dan Februari 2022 yakni sebanyak 71,3 persen.

Baca juga: Pemkot Klaim Jogja Layak di Level 2 PPKM

Hasil analisis BMKG menunjukkan pada dasarian II September 2021 wilayah yang diprakirakan mengalami hujan kategori tinggi (> 150 mm/dasarian) meliputi Bengkulu bagian utara, Jambi bagian barat, Kalimantan Barat bagian timur, Kalimantan Tengah bagian utara, Kalimantan Utara bagian barat, sebagian Sulawesi Barat, Sulawesi tengah bagian timur, Pulau Seram bagian tengah, Papua Barat bagian utara dan Papua bagian tengah.

Potensi Hujan Tinggi

BMKG mengingatkan kewaspadaan terhadap dampak potensi curah hujan tinggi dan potensi cuaca ekstrem.

Berdasarkan prakiraan peluang curah hujan dasarian (10 harian), terdapat indikasi potensi curah hujan tinggi hingga 1 (satu) dasarian ke depan dengan status waspada, siaga hingga awas, sebagai berikut:

Kategori Awas: Papua Barat (Kaimana), Papua (Asmat, Boven Digoel, Mimika, Nduga, Pegunungan Bintang, Yahukimo)

Kategori Siaga: Papua Barat (Kaimana), Papua (Dogiyai, Nabire, Paniai, Puncak)

Kategori Waspada: Kalimantan Timur (Kutai Barat), Sulawesi Barat (Mamuju, Mamuju Utara), Maluku (Maluku Tengah), Papua Barat (Manokwari, Sorong, Sorong Selatan, Tambrauw, Teluk Bintuni), Papua (Mappi, Puncak Jaya, Tolikara)

Sumber : bisnis.com