Pabrik Hidrogen Hijau Pertama Pertamina Siap Beroperasi Tahun Ini
Pertamina menargetkan pabrik hidrogen hijau pertama di PLTP Ulubelu, Lampung, mulai beroperasi pada November 2026.
Covid-19 Varian Mu/istimewa
Harianjogja.com, JAKARTA - Virus Corona Varian \'Mu\' kemungkinan memiliki sifat potensial untuk lolos dari kekebalan vaksin Covid-19.
Juru Bicara Satgas Covid-19, Siti Nadia Tarmizi mengatakan bahwa varian \'Mu\' atau istilah strain secara ilmiahnya dikenal sebagai B.1.621, pertama kali terdeteksi di Kolombia, pada Januari 2021 sebanyak 852 kasus, menurut inisiatif COVID GISAID.
Menurut data dari GISAID, strain tersebut kini telah terdeteksi setidaknya di 40 negara dan di 49 negara bagian di AS.
Diungkapkan oleh seorang spesialis penyakit menular, Dr. Paúl Cárdenas, bahwa varian ini pertama kali dilaporkan di Kolombia pada Januari dan di Ekuador pada Mei.
"Varian ini pertama kali dilaporkan di Kolombia pada Januari dan kemudian kami menemukannya di Ekuador pada bulan Mei. Itu menarik perhatian kami karena memiliki beberapa mutasi yang mirip dengan Beta, dan beberapa dengan Iota, Delta, Alpha, dan Eta," ungkapnya pada akhir pekan silam.
Mengetahui hal tersebut, Juru Bicara Satgas Covid-19, Siti Nadia Tarmizi menanggapi, "Varian tersebut masih digolongkan Variant Of Interest (VOI), artinya varian yang perlu dikaji lebih lanjut apakah memberikan dampak dalam populasi terkait penularan dan tingkat laju penularannya," jelasnya kepada Bisnis.com-jaringan Harianjogja.com, Jumat (3/9/2021).
Telah diketahui bahwa varian \'Mu\' ini setidaknya menyumbang sebanyak 39 persen dari urutan yang diidentifikasi di Kolombia dan telah ditemukan di banyak negara lain seperti Peru, Uruguay, Bolivia, dan Paraguay. Selain itu, varian ini juga muncul dalam wabah kecil di Spanyol, Prancis, dan Florida (AS).
Nadia mengungkapkan langkah antisipasi yang dapat dilakukan akibat munculnya varian Mu yaitu dengan memperkuat pintu masuk negara. "Perkuat pintu masuk negara khususnya untuk WNI/WNA dengan riwayat perjalanan ke Ekuador atau Kolombia, tetap dengan deteksi dini serta tetap melakukan monitoring pemeriksaan sekuensing genom," jelasnya.
Virus varian \'Mu\' ini memang telah ditetapkan sebagai varian yang diminati oleh World Health Organization (WHO) untuk penelitian lebih jauh karena memang belum ada cukup bukti yang mengatakan bahwa varian Mu mampu menghindari perlindungan dari vaksin virus Corona.
Namun, pada sebuah penelitian yang terbit dalam The Lancet Infectious Diseases pada 13 Agustus 2021 menunjukkan bahwa varian Mu memiliki dua kasus potensi lolos dari vaksin. Diungkapkan juga bahwa varian \'Mu\' telah dilaporkan menunjukkan penurunan netralisasi oleh antibodi.
Varian Mu juga ditemukan memiliki mutasi lonjakan yang sama yang telah dikaitkan dengan respons vaksin yang melemah pada varian Beta.
Dengan munculnya varian ini, perlu digaris bawahi bahwasanya penting untuk melakukan arahan karantina dengan benar terhadap mereka yang baru saja bepergian ke luar negeri untuk menghindari penyebaran garis keturunan SARS-CoV-2 lainnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Pertamina menargetkan pabrik hidrogen hijau pertama di PLTP Ulubelu, Lampung, mulai beroperasi pada November 2026.
Polisi menetapkan lima tersangka pengeroyokan terduga pencuri ayam di Tabanan, Bali. Penyidikan masih berlanjut dan berpotensi menetapkan tersangka baru.
Kelurahan Tegalrejo menggelar Tedhak Siten untuk melestarikan budaya Jawa dan mengenalkan nilai luhur kepada generasi muda.
Bantuan air bersih sudah disalurkan ke delapan kapanewon di Gunungkidul. BPBD mengalokasikan 1.150 tangki untuk warga terdampak kekeringan.
Ratusan ikan gurame mati di Sleman akibat kualitas air kolam menurun selama musim kemarau. DP3 menyediakan vitamin gratis bagi pembudidaya.
KAI Bandara YIA membagikan merchandise kepada penumpang anak dalam peringatan Hari Anak Nasional 2026 di Stasiun Yogyakarta dan Stasiun YIA.