Tarif Tes Antigen Turun, Badan Pengawasan Keuangan Paparkan Alasannya

Seorang petugas memasukkan alat tes cepat (rapid test) antigen ke dalam hidung peserta rapid test antigen di Polsek Kelapa Gading, Jakarta Utara. - Antara
01 September 2021 18:57 WIB Aprianus Doni Tolok News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA — Harga tarif tertinggi rapid tests antigen kini sebesar Rp99.000 untuk daerah Jawa dan Bali, dan Rp109.000 untuk daerah diluar Jawa dan Bali.

Tarif ini menurun dari yang sebelumnya Rp250.000 di wilayah Jawa-Bali dan Rp275.000 di luar Jawa-Bali.

Direktur Pengawasan Bidang Pertahanan dan Keamanan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Faisal menyampaikan bahwa produksi alat swab antigen yang semakin tinggi di dalam negeri berkontribusi pada penurunan harga tersebut.

“Kita patut bersyukur sekarang ini sudah banyak antigen yang berhasil diproduksi di dalam negeri oleh anak bangsa kita dan ini kemudian berkontribusi membuat harga antigen di pasar menjadi lebih bersaing,” katanya dalam konferensi pers dikutip daro YouTube Kemkes, Rabu (1/9/2021).

BACA JUGA: Kemenhub Tegaskan Syarat Perjalanan Transportasi Tidak Berubah Selama PPKM

Selain alat antigen karya anak bangsa, penurunan harga pasar dari bahan-bahan atau alat terkait tes Antigen juga menjadi pertimbangan harga tes tersebut diturunkan.

Faisal juga memastikan BPKP akan selalu hadir bersama Kementerian Kesehatan untuk mengevaluasi batasan tarif tertinggi tes Covid-19 yang wajar dan dapat dijangkau masyarakat.

Sumber : Bisnis.com