Dihantam Informasi Hoaks, Vaksinasi di Daerah Ini Seret

Foto ilustrasi. - Ist/Freepik
22 Agustus 2021 08:37 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, BANDA ACEH--Dinas Kesehatan Kabupaten Pidie, Aceh, menyatakan beredarnya berita bohong atau hoaks di tengah masyarakat ikut mempengaruhi capaian vaksinasi di kabupaten itu.

“Sebagian masyarakat di Kabupaten Pidie masih minim memahami terhadap pentingnya vaksinasi,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pidie dr Arika Aboebakar di Pidie, Sabtu (21/8/2021).

Ia menjelaskan pengaruh dari informasi hoaks yang beredar tersebut membuat masyarakat takut sehingga tidak mau divaksin.

"Ini tugas kita semua, bukan hanya pemerintah untuk meyakinkan warga agar mau divaksin supaya kasus COVID-19 tidak meningkat dan segera terbentuk kekebalan kelompok,” kata Arika.

BACA JUGA: Ini yang Bikin Gairah Seks Seseorang Meningkat

Arika mengimbau warga Pidie tetap menjaga kesehatan dan meningkatkan imunitas, jangan mudah percaya berita hoaks dan tetap ikhtiar dengan menjalankan protokol kesehatan dan melakukan vaksinasi.

Arika menyebutkan sasaran vaksin di Kabupaten Pidie untuk tenaga Kesehatan 5.953, pelayanan publik 40.525, lanjut usia (lansia) 35.530, masyarakat umum 212.558 dan untuk remaja 46.280 orang.

Namun, kata dia, capaiannya masih belum sesuai target vaksin yang sudah tercapai dosis pertama untuk tenaga kesehatan 5.207, pelayan publik 23.930, lansia 1.686, masyarakat umum 6.433 dan untuk remaja hanya mencapai 231, dengan jumlah semuanya yang sudah divaksin 37.487 orang.

Selanjutnya dosis ke dua yang sudah berhasil divaksin, tenaga kesehatan 4.768 orang, pelayan publik 12.801, lansia 781, masyarakat umum 1.865 dan untuk remaja 46 orang dengan jumlah semua yang sudah divaksin 20.261 orang.

"Kami akan terus memacu capaian dengan terus meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat terhadap pentingnya vaksinasi,” kata Arika, yang juga Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Pidie ini.

Sumber : Antara