Advertisement
Epidemiolog Sebut PPKM Level 4 Masih Perlu Diperpanjang
Jalan Malioboro sepi pada saat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, Senin (5/7/2021). - Harian Jogja/Gigih M. Hanafi
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA - Epidemiolog UI Pandu Riono mengatakan PPKM level 3 dan 4 masih perlu diperpanjang dengan kondisi pandemi di Indonesia saat ini.
Menurutnya, hal itu mengacu pada belum adanya indikasi yang meyakinkan dapat dilonggarkan upaya restriksi pembatasan aktifitas penduduk melalui PPKM.
Advertisement
"Semisal 3M masih rendah. Vaksinasi belum meningkat cepat, ada masalah ketersediaan vaksin," tulisnya di akun twitternya.
Dia juga menekankan jika sampai saat ini tes lacak isolasi masih lemah.
Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 akan berakhir hari ini pada hari ini Senin, (9/08/2021).
Berdasarkan peta sebaran yang tercatat di laman covid19.go.id, tercatat sebanyak 3.666.031 kasus terkonfirmasi. Sedangkan, sebanyak 107.096 kasus meninggal. Peringkat pertama kasus terbanyak masih ada di DKI Jakarta disusul Jawa Barat di peringkat kedua.
Sebelumnya diberitakan Bisnis, Pemerintah dikabarkan sedang pempertimbangkan apakah akan melanjutkan atau merelaksasi kebijakan PPKM tersebut. Juru bicara Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Jodi Mahardi, mengatakan saat ini evaluasi-evaluasi terus dilakukan.
Evaluasi merujuk ke indikator laju penularan (kasus konfirmasi, perawatan di RS, kematian); indikator respon kesehatan (testing-positivity rate, tracing-kontak erat pada kasus konfirmasi, dan treatment-BOR). Di samping itu, pemerintah menggunakan indikator tambahan ketiga, yaitu kondisi sosial-ekonomi masyarakat. Namun saat ini, pertimbangan lainnya ikut muncul, yakni kondisi kasus di luar Jawa-Bali yang justru tengah menanjak.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Dana Desa Kulonprogo Turun Tajam, Program Kalurahan Terancam
Advertisement
Wamenpar Dorong Prambanan Shiva Festival Jadi Agenda Unggulan
Advertisement
Berita Populer
- Belasan Ribu Warga Kulonprogo Nonaktif BPJS, APBD Disiapkan
- Novotel Suites Malioboro Tawarkan Iftar dan Triple Poin Accor
- Saksi Sidang Hibah Pariwisata Sleman Bantah Ada Kampanye Pilkada
- Pemerintah Alihkan Dana Tanggap Darurat dari Pos Anggaran Lain
- KPK Ungkap Rp5 Miliar dalam Lima Koper Disimpan di Safe House
- Lengkap! Jadwal Buka Puasa Jogja dan Sekitarnya Rabu 18 Februari 2026
- Cuaca Ekstrem Bantul Picu 25 Pohon Tumbang dan Ganggu Akses Jalan
Advertisement
Advertisement







