DPR Sarankan TNI Lakukan Pembinaan Aparat yang Bertugas di Papua

Ilustrasi kekerasan
29 Juli 2021 10:17 WIB Oktaviano DB Hana News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - TNI dinilai perlu melakukan pembinaan khusus terhadap aparatnya di Papua dalam berinteraksi dengan warga.

Hal itu diutarakan Anggota Komisi I DPR RI Irine Yusiana Roba Putri terkait dengan aksi kekerasan yang dilakukan dua orang Polisi Militer Bandara J Dimara Merauke kepada seorang warga masyarakat sipil pada Selasa (27/7/2021).

Seperti diketahui, video aksi dua anggota Pomau Lanud J.A Dimara Merauke itu viral dan ramai dengan respons dari warganet. Sejumlah pihak menyerukan proses hukum yang tegas kepada oknum aparat itu

Irine mengatakan pembinaan khusus terhadap aparat TNI di Papua dalam berinteraksi dengan warga perlu agar peristiwa serupa tidak terulang. Dengan begitu, jelasnya, persepsi masyarakat terhadap TNI juga  semakin membaik.

“Kita semua, dari berbagai kalangan, peduli terhadap kasus ini karena khawatir ini menjadi gangguan stabilitas keamanan di Papua. Ini bisa menjadi awal bagi upaya ekstra TNI meningkatkan kepercayaan rakyat Papua terhadap dirinya. Bagaimanapun, TNI adalah milik rakyat dan memihak kepentingan rakyat,” kata Irine, dalam keterangan pers seperti dilansir laman resmi DPR RI, Rabu (28/7/2021).

Irine pun mengapresiasi langkah cepat TNI AU dalam melakukan proses hukum terhadap dua prajurit yang melakukan kekerasan terhadap seorang warga sipil tersebut. Irine juga meminta jajaran TNI AU menunjukkan proses hukum yang transparan.

“Melihat sejarah panjang keterlibatan militer di Papua, jangan sampai peristiwa ini menjadi preseden buruk pemerintahan hari ini, apalagi menjadi isu internasional. Oleh karena itu, proses hukum dan investigasi yang transparan adalah keharusan,” kata Irine.

Politisi dari dapil Maluku Utara itu juga menggarisbawahi bahwa banyak anggota militer yang baik dan bertugas dengan dengan profesional di Papua.

“Jangan sampai satu peristiwa ini menutup semua langkah baik yang selama ini telah dilakukan TNI,” kata Irine. 

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia