Formasi CPNS Kota Jogja 546, Jumlah Pendaftar Sampai 20.994

Foto ilustrasi. - Antara Foto/Irwansyah Putra
28 Juli 2021 11:37 WIB Sirojul Khafid News Share :

Harianjogja.cm, JOGJA– Masyarakat yang mendaftar menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja sebanyak 20.994 pelamar. Sementara kuota CPNS tahun 2021 di Pemkot Jogja hanya 546 formasi.

Menurut Kepala Bidang Perencanaan dan Pengembangan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Jogja, Indah Setiawati, jumlah pelamar itu merupakan orang yang submit formulir pendaftaran. Untuk pelamar yang hanya mengisi formulir jumlahnya lebih banyak, sekitar 22.296 orang.

Setelah pendaftaran berakhir pada 21 Juli 2021, panitia penyelenggara melakukan proses verifikasi. Sejauh ini sudah ada 400 pendaftar yang dinilai tidak memenuhi syarat. Ada beberapa faktor pendaftar tidak lolos verifikasi, seperti ijazah yang diunggah tidak asli atau tidak menyertakan transkrip nilai yang lengkap.

“Ada juga pelamar yang tidak sesuai kualifikasi. Misalnya formasi yang dilamar adalah untuk D-3 tetapi ijazahnya S-1,” katanya Indah.

Walaupun pendaftar membludak, namun ada dua formasi yang tergolong sepi peminat. Formasi pelatih atlet misalnya. Dari alokasi dua formasi yang dibutuhkan, baru ada satu pelamar. Selain itu, formasi terampil Polisi Pamong Praja yang memerlukan 38 formasi baru ada 26 pelamar.

Baca juga: Pembebasan Lahan Tol Jogja-Solo: BPN Pastikan Tak Ada Penolakan di Kadirojo 1

Meski pelamar tidak mencapai kebutuhan formasi, pelamar tidak serta merta lolos menjadi CPNS. “Tetap harus mengikuti Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) dan nilai yang diperoleh harus sesuai passing grade yang ditetapkan,” kata Indah.

Sementara formasi yang banyak peminat salah satunya ahli pertama pamong belajar. Formasi ini nantinya bekerja di Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Jogja. Dari empat formasi tersedia, jumlah pelamar mencapai 4.603 orang. Formasi lain yang juga ramai pelamar yaitu ahli pertama auditor dengan penempatan di Inspektorat. Dari tujuh formasi yang tersedia, jumlah pelamarnya mencapai 1.297 orang.

Beralih pada pendaftaran Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) non guru, jumlah pendaftar sebanyak  1.053 orang. Adapun formasi yang dibutuhkan sebanyak 116 orang. Formasi PPPK ini nantinya untuk kebutuhan tenaga kesehatan dan teknis.

Setelah proses seleksi administrasi selesai, pengumuman akan disampaikan pada 2-3 Agustus. Pelamar memiliki kesempatan untuk menyampaikan sanggahan atas hasil seleksi pada 4-6 Agustus. Pengumuman hasil paska sanggah akan diberikan pada 15 Agustus. Untuk tahap selanjutnya berupa SKD dan SKB, tanggal pelaksanaan menyesuaikan kebijakan pemerintah. Hal ini lantaran masih di masa pandemi Covid-19.