Pemberdayaan Masyarakat dan Semangat Pembangunan Indonesia
Pemberdayaan masyarakat menjadi strategi penting transformasi ekonomi menuju Indonesia Emas 2045 melalui kolaborasi dan pendampingan berkelanjutan.
Ilustrasi./Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA – Vaksinasi Covid-19 terus berjalan. Vaksinasi ini telah meminimalkan banyak risiko dan komplikasi yang terkait dengan infeksi.
Sebagian besar orang yang divaksinasi, terutama yang terinfeksi Covid-19 memiliki gejala yang lebih ringan, mulai dari penurunan risiko komplikasi parah dan bisa pulih lebih cepat.
Berdasarkan data dari Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 per tanggal 22 Juli 2021 pukul 12.00 WIB, Indonesia telah melakukan vaksinasi dosis pertama sebanyak 544.193 dan dosis kedua sebanyak 289.525. Jika diakumulasi, Indonesia telah mendapat vaksinasi dosis pertama sebanyak 43.155.795 dan diikuti 16.896.200 dosis kedua.
Namun, timbul pertanyaan bisakah seseorang yang mengalami long Covid?
Melansir dari Times of India, Jumat (22/7/2021), long Covid terus menjadi salah satu efek kesehatan jangka panjang yang paling membingungkan terkait dengan infeksi Covid-19. Sementara risikonya cenderung lebih tinggi bagi mereka yang menderita penyakit parah, bahkan orang yang ringan atau tanpa gejala dapat terus memiliki beberapa gejala yang menetap.
Long Covid merupakan serangkaian gejala infeksi yang berkepanjangan yang terus berdampak pada kesehatan pasien secara keseluruhan berminggu-minggu atau berbulan-bulan setelah hasil tes menujukkan negatif.
Sejauh ini, dampak dari long Covid adalah yang paling parah. Beberapa gejala seseorang yang menderita long Covid seperti batuk terus-menerus, sesak napas, nyeri dada, penyakit pencernaan, kelemahan, kelelahan, mialgia, kecemasan, hingga insomnia.
Vaksin sangat menurunkan risiko infeksi. Meskipun demikian, vaksin tidak sepenuhnya melindungi Anda. Mengingat varian yang beredar saat ini, terdapat risiko tinggi bagi seseorang yang baru saja divaksinasi sebagian.
Setelah vaksinasi penuh, ketika kekebalan mencapai puncak, risiko infeksi, serta hasil-hasilnya diminimalkan dengan baik. Dari risiko rawat inap yang rendah hingga penyakit yang parah, vaksinasi dapat menyelamatkan Anda dari banyak efek buruk.
Belum ada data yang didukung bukti untuk menentukan risiko tertular long Covid dan peluangnya. Meski demikian, para ahli tetap berharap vaksin Covid dapat bekerja dengan cara mereka untuk mengurangi kemungkinan, durasi gejala, dan komplikasi jangka panjang.
Gejala yang ditunjukkan seseorang pada minggu pertama dapat menjadi petunjuk mengenai risiko dan durasi dari Long Covid. Bahkan dengan risiko rendah, ada beberapa bukti yang menunjukkan bahwa mendapatkan vaksinasi dapat membantu menurunkan keparahan bagi mereka yang menderita gejala Long Covid.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Pemberdayaan masyarakat menjadi strategi penting transformasi ekonomi menuju Indonesia Emas 2045 melalui kolaborasi dan pendampingan berkelanjutan.
Simak jadwal KRL Jogja-Solo terbaru dari Palur hingga Stasiun Yogyakarta, lengkap dengan waktu keberangkatan setiap stasiun.
Tiga orang yang disebut anggota OPM tewas dalam kontak senjata dengan TNI di Distrik Eral Makawia, Kabupaten Puncak, Papua Tengah.
Cristiano Ronaldo mengisyaratkan musim 2026-27 bisa menjadi tahun terakhirnya sebagai pesepak bola profesional setelah karier lebih dari 20 tahun.
PLN menyiagakan 45.000 personel di 2.275 titik untuk menjaga keandalan listrik HUT RI ke-81 dengan cadangan daya 9 GW.
Apple mengusulkan komisi 15% untuk transaksi melalui tautan pembayaran di luar App Store. Tarif berbeda berlaku bagi pengembang tertentu.