Jepang Sumbangkan 2.800 Oxygen Concentrator untuk Indonesia

Ilustrasi - Oxygen Concentrator - istimewa
20 Juli 2021 23:17 WIB Oktaviano DB Hana News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Pemerintah Jepang menyumbangkan 2.800 oxygen concentrator kepada Indonesia pada Selasa (20/7/2021).

Dilansir dari laman resmi Kedutaan Besar Jepang untuk Indonesia, Pemerintah Jepang telah memutuskan untuk memberikan bantuan hibah darurat sesuai dengan kebutuhan Indonesia, senilai kurang lebih US$5,6 juta atau sekitar Rp81,4 miliar.

"Jepang akan menyumbangkan 2.800 oxygen concentrator kepada Indonesia melalui the United Nations Office for Project Services (UNOPS)," demikian tulis keterangan resmi tersebut.

Menurut keterangan itu, bantuan tersebut bertujuan untuk mendukung penanganan Covid-19 di Indonesia yang merupakan mitra strategis bagi Jepang.

"Jepang akan terus memberikan dukungan terhadap upaya Indonesia untuk mengatasi pandemi Covid-19 melalui berbagai bantuan, termasuk pemberian sebanyak 2,16 juta dosis vaksin yang telah diserahkan pada tanggal 1 dan 15 Juli yang lalu."

Sebelumnya, Indonesia juga mendapatkan bantuan oxygen concentrator dari pemerintah Korea Selatan. Pada Minggu malam (18/07/2021), Kementerian Luar Negeri melaporkan bantuan itu telah tiba di Bandara Soekarno Hatta, dengan penerbangan Asiana Airlines OZ761.

Bantuan tersebut dinilai merupakan dukungan kerja sama dari Pemerintah Korea Selatan bagi upaya penanggulangan Covid-19 di Indonesia. 

"Disaksikan oleh pihak Kemlu, dukungan dalam bentuk 200 unit oxygen concentrator tersebut telah diserahterimakan oleh pihak Kedutaan Besar Korea Selatan di Jakarta kepada pihak Pusat Krisis Kesehatan Kemenkes.  Bantuan tersebut akan didistribusikan kepada fasilitas-fasilitas kesehatan yang membutuhkan di beberapa kota di Indonesia, termasuk di Jakarta, Jawa Tengah, dan Jawa Timur," demikian tulis laman resmi Kemenlu.

Dukungan kerja sama itu merupakan tindak lanjut dari hasil pertemuan Menlu RI Retno L.P. Marsudi dan Menlu RoK Chung Eui-yong di Jakarta pada tanggal 25 Juni 2021. Dalam kesempatan tersebut, kedua Menlu berkomitmen untuk terus meningkatkan kerja sama dan kolaborasi dalam menghadapi dampak dari munculnya varian baru virus Covid-19 di berbagai kawasan di dunia.

"Ketibaan oxygen concentrators merupakan tahap pertama dari komitmen dukungan kerja sama senilai USD 1 juta dari Pemerintah RoK untuk tahun 2021."

Sumber : JIBI/Bisnis.com