Advertisement
PB HMI Ingatkan Anggota Dewan Bijak di Sosmed, Tak Bertingkah Seperti Buzzer
Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni. - Antara
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA — Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) mengingatkan Anggota DPR RI dari Fraksi NasDem Ahmad Sahroni untuk tidak mengeluarkan pernyataan yang kontradiktif terkait penanganan pandemi Covid-19 di Tanah Air.
Wakil Sekretaris Jenderal PB HMI Rifqi Hamdani mengatakan Sahroni seharusnya bijak bermedia sosial di tengah kondisi kritis penanganan Covid-19 di dalam negeri.
Advertisement
BACA JUGA : Bawaslu DIY Bidik Buzzer yang Bikin Ramai Pilkada
"Seharusnya eksekutif dan legislatif, saling bahu membahu menolong rakyat yang tengah sulit karena pandemi, bukan seperti buzzer yang selalu melancarkan kritik tanpa solusi di jagad maya,” kata Rifqi melalui keterangan tertulis, Minggu (18/7/2021).
Menurut Rifqi, pernyataan Sahroni tidak bakal menyelesaikan masalah dan justru memperkeruh keadaan ketika setiap elemen masyarakat fokus mengatasi Pandemi Covid-19.
“Ahmad Sahroni seharusnya mampu bekerja sama dengan pemerintah untuk mempercepat penanganan Covid-19,” kata dia.
Sebelumnya, Sahroni menilai negatif pernyataan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan ihwal Pandemi Covid-19 di Indonesia relatif terkendali. Belakangan, Luhut mengakui bahwa mutasi Covid-19 varian Delta sulit untuk dikendalikan di tengah masyarakat.
BACA JUGA : Diserang Buzzer karena Bicara soal Demokrasi
“Pak makannya jangan salah ucap dan anggap Covid-19 ini bisa dikendalikan, yang bisa dikendalikan hanya WNA kayannya, benar kan yah?” tulis Sahroni melalui akun instagram pribadinya, Kamis (15/7/2021).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Video Call Terakhir Praka Farizal di Lebanon Jadi Kenangan Keluarga
Advertisement
Masuk Jepang Wajib JESTA 2026, Ini Biaya dan Cara Daftarnya
Advertisement
Berita Populer
- Isu Pertamax Naik 10 Persen 1 April, Ini Penjelasan Bahlil
- Polemik Retribusi Parangtritis, Pemkab Bantul Berencana Pindah TPR
- Bos Maktour dan Ketua Kesthuri Ditetapkan Tersangka Korupsi Kuota Haji
- HUT ke-80 Sultan HB X, 10.000 Pamong se-DIY Bakal Kirab Hasil Bumi
- Sempat Viral Putus Sekolah Rawat Orang Tua, Fendi Kembali ke Kelas
- Kemenko PM: Kasus Amsal Sitepu Ancaman Bagi Industri Kreatif Nasional
- Langgar Aturan Pelindungan Anak, Meta dan Google Dipanggil Menkomdigi
Advertisement
Advertisement







