Luhut Siapkan Skenario Jika Terjadi Penambahan 40.000 Kasus Covid-19 Harian

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan - Istimewa
06 Juli 2021 13:17 WIB Rayful Mudassir News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Kasus Covid-19 Tanah Air terus meningkat. Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menyiapkan skenario terburuk menghadapi lonjakan kasus Covid-19 di masa PPKM Darurat. Salah satunya dengan menyiapkan skenario peningkatan 40.000 kasus harian.

Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan sejumlah langkah langkah telah disiapkan termasuk kecukupan oksigen.

“Jadi semua kekuatan saya kira kita kerahkan. Sekarang kami sudah membuat skenario bagaimana kalau kasus ini 40 ribu. Kita sudah hitung worse case scenario, lebih dari 40 ribu bagaimana nanti suplai oksigen, bagaimana supaya obat, bagaimana suplai rumah sakit, semua sudah kami hitung,” katanya usai rapat terbatas virtual dilansir laman Setkab, Selasa (7/7/2021).

Lebih lanjut terkait suplai oksigen, pemerintah telah mendatangkan pasokan oksigen dari berbagai wilayah. Beberapa di antaranya dari Morowali, Cilegon hingga Batam.

Baca juga: Sudah ada 77 Selter Pasien Covid-19 di DIY

“2-3 hari terakhir ini kami mobilisasi dari mana-mana, diambil dari Morowali 21 iso tank, sudah sampai kemarin di Jakarta dan hari ini sudah didistribusi. Kemudian kita juga buka tadi oksigen yang ada di Cilegon dan kemudian juga oksigen yang ada di Batam,” jelasnya.

Selain ini, oksigen industri juga akan diarahkan sepenuhnya atau 100 persen untuk keperluan medis. Pemerintah juga mendatangkan oksigen dari negara lain untuk menambah pasokan oksigen yang dibutuhkan.

“Sekarang sudah ada kita pesan 10 ribu dan sebagian sudah mulai kita datangkan pakai pesawat hercules dari Singapura dan juga kita akan ambil dari tempat lain bila kita rasakan masih ada kekurangan,” ujar Luhut.

Baca juga: KAI Tambah 45 Stasiun Layani Rapid Test Antigen, Termasuk Stasiun Wates

Kemudian untuk perawatan pasien, pemerintah juga terus berupaya untuk meningkatkan kapasitas rumah sakit (RS) dan tempat isolasi terpusat lainnya. Salah satu yang disiapkan adalah Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur.

“Kemarin Presiden sudah meninjau ke sana juga. Itu dalam dua hari ke depan sudah siap, hari Kamis, dan itu akan bisa menampung lebih dari 800 pasien,” ujar Menko Marinves.

Sumber : Bisnis.com