Penambahan Kasus Covid-19 Melonjak, Indonesia Kini Peringkat 16 di Dunia

Ilustrasi. - Reuters
04 Juli 2021 14:07 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, JOGJA- Pandemi Covid-19 masih melanda di negara-negara di dunia. Berdasarkan data pada situs worldometers.info menunjukan 372.645 orang terinfeksi virus corona Covid-19 dalam 24 jam terakhir. Penambahan tersebut membuat akumulasi kasus Covid-19 per Minggu (4/7/2021) pukul 08.00 WIB, telah mencapai 184.212.378 selama pandemi.

Tambahan kasus positif harian paling banyak dilaporkan Brasil dengan jumlah 54.556 kasus. Disusul India 43.296 kasus lalu Indonesia yang kembali pecah rekor kasus harian sebanyak 27.913 kasus dalam satu hari.

Beberapa negara yang juga melaporkan kasus harian di atas 20 ribu yakni, Kolombia (26.928), Afrika Selatan (26.485), Inggris (24.885), dan Rusia (24.439).

Baca juga: Sah! Ini Daftar Harga Eceran Tertinggi 11 Obat Covid-19

Situs worldometers mencatat, dalam sepekan terakhir jumlah kasus Covid-19 di dunia meningkat 4 persen atau dengan jumlah 2,67 juta kasus dari dua pekan sebelumnya 2,57 juta.

Indonesia menjadi negara keempat dengan jumlah kasus mingguan terbanyak di dunia. Peringkat pertama diisi Brasil dengan 364.709 kasus, kedua India 318.720 kasus, ketiga Kolombia 204.556 kasus, dan keempat Indonesia dengan 156.071 kasus.

Akibat peningkatan kasus selama sepekan terakhir dengan beberapa kali pecah rekor kasus harian, Indonesia kini berada di peringkat ke-16 di dunia dengan jumlah kasus seluruhnya lebih dari 2,25 juta kasus. Jumlah itu tentu paling banyak di Asia Tenggara.

Update Angka Kematian Akibat Covid-19

Terkait angka kematian akibat Covid-19, dalam 24 jam terakhir bertambah 6.971 orang meninggal dunia. Total jumlah orang yang meninggal akibat virus corona SARS Cov-2 itu telah sebanyak 3,98 juta orang selama pandemi.

Brasil jadi satu-satunya negara yang melaporkan angka kematian kematian kemarin mencapai ribuan, yakni 1.631 jiwa. Disusul terbanyak kedua India 947 jiwa, Rusia 697 jiwa, Kolombia 591 jiwa, dan Indonesia 493 jiwa.

Sumber : Suara.com