Hari Lahir Pancasila, Ketua MPR Singgung Rasa Kebersamaan

Ilustrasi - Upacara Hari Lahir Pancasila di halaman Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Jumat (1/6/2018). - Antara/Puspa Perwitasari
01 Juni 2021 08:27 WIB Saeno News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Rasa kebersamaan menjadi hal penting yang perlu dibangun kembali di tengah pandemi Covid-19.

Peringatan Hari Kelahiran Pancasila 1 Juni dinilai dapat menjadi momentum untuk bersama-sama membangun kembali rasa kebersamaan, kegotongroyongan, dan optimisme rasa kebangsaan. 

Demikian disampaikan Ketua MPR RI Bambang Soesatyo terkait  peringatan Hari Kelahiran Pancasila, hari ini.

"Peringatan Hari Kelahiran Pancasila ini dapat dijadikan sebagai momentum untuk bersama-sama membangun kembali rasa kebersamaan, rasa kegotongroyongan, optimisme rasa kebangsaan, dan semangat kerja produktif di tengah pandemi Covid-19 dengan tetap mematuhi protokol kesehatan menuju Indonesia lebih tangguh dan lebih maju," kata Bamsoet, sapaan populer Bambang Soesatyo, dalam keterangannya di Jakarta, Senin (31/5/2021).

Dia mengajak semua masyarakat menjadikan peringatan Hari Kelahiran Pancasila sebagai bentuk penghargaan yang setinggi-tingginya atas perjuangan para perumus dasar negara yaitu Pancasila.

Bamsoet mengigatkan pentingnya pemahaman dan implementasikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Dengan begitu nilai-nilai Pancasila sebagai pedoman hidup atau "way of life" bangsa terpelihara dengan baik.

Pemerintah dan pemangku kepentingan harus berperan dalam menanamkan pemahaman nilai-nilai Pancasila sebagai dasar negara kepada anak sejak usia dini.

Dikutip dari Wikipedia, Lahirnya Pancasila adalah judul pidato yang disampaikan Soekarno dalam sidang Dokuritsu Junbi Cosakai atau Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan (BPUPKI) pada tanggal 1 Juni 1945.

Dalam pidato ini konsep dan rumusan awal Pancasila pertama kali dikemukakan Soekarno sebagai dasar negara Indonesia merdeka.

Pidato ini pada awalnya disampaikan Soekarno tanpa judul. Sebutan "Lahirnya Pancasila" diberikan oleh mantan Ketua BPUPKI Dr. Radjiman Wedyodiningrat dalam kata pengantar buku berisi pidato yang kemudian dibukukan BPUPKI.

Sejak 2017, tanggal 1 Juni resmi menjadi hari libur nasional untuk memperingati hari Lahirnya Pancasila.

Sumber : Antara/Wikipedia