Jelang PTM, Baru 1,5 Juta Tenaga Pendidik yang Divaksin

Ilustrasi petugas kesehatan mempersiapkan vaksin Covid-19. - Antara
01 Juni 2021 01:17 WIB Mutiara Nabila News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA – Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Reisa Brotoasmoro mengungkapkan perkembangan terkini terkait vaksinasi Covid-19 untuk tenaga pendidik jelang pembukaan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas pada Juli mendatang. Reisa mengatakan hingga saat ini baru sekitar 1,5 juta guru dan tenaga pendidik yang telah disuntik vaksin Covid-19.

“Berdasarkan SKB 4 menteri, menyatakan pembelajaran tatap muka terbatas perlu dipercepat dengan tetap menjalankan protokol kesehatan dan vaksinasi,” kata Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 untuk Pemerintah Reisa Brotoasmoro pada konferensi virtual, Senin (31/5/2021).

BACA JUGA : Hampir Rampung, 13.399 Guru & Tendik Telah Divaksin

SKB 4 Menteri pada Maret lalu menyatakan bahwa setelah semua tenaga pendidik divaksin Covid-19 secara lengkap, Pemerintah Pusat, Daerah, Kanwil, dan Kantor Kemenag mewajbkan satuan pendidikan untuk menyediakan layanan pembelajaran tatap muka (PTM).

“Kembali mengaktifkan kegiatan PTM, cakupan vaksinasi harus ditingkatkan. Menurut dashboard vaksinasi, baru sekitar 1,5 juta tenaga pendidik yang divaksinasi dari 5,6 juta guru dan dosen. Isu apapun yang menghalangi harus dihilangkan,” ujar Reisa.

Menkes juga telah mengeluarkan Surat Edaran pada 16 April 2021 untuk memprioritaskan guru dan tenaga pendidik agar divaksinasi untuk mengejar target pembelajaran tatap muka pada Juli 2021.

“Puluhan juta anak Indonesia masih terhalang ikut sekolah daring, kesenjangan kemampuan belajar terlalu besar. Banyak anak-anak kurang beruntung. Kegiatan belajar mengajar yang efektif akan membantu anak memahami ilmu pengetahuan, sehingga vaksinasi guru perlu percepatan,” imbuh Reisa.

BACA JUGA : 5.975 Guru dan Tenaga Kependidikan Jadi Sasaran Vaksin

Sementara itu, Satgas Covid-19 mencatat hingga Senin (31/5) jumlah penerima vaksin dosis pertama mencapai 16.413.672 orang, sedangkan penerima vaksin dosis kedua mencapai 10.631.835 orang.

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia