OPSI Minta UMP 2027 Naik Maksimal 7,5%, Ini Simulasi Hitungannya
OPSI mengusulkan kenaikan UMP dan UMK 2027 sebesar 6,5%-7,5% untuk menjaga daya beli pekerja di tengah tekanan inflasi.
Petugas menunjukkan vaksin Covid-19 tersegel dalam botol kecil yang akan diinjeksikan ke tennaga medis di RSUD dr. Iskak, Tulungagung, Tulungagung, Jawa Timur, Kamis (4/2/2021)./Antara
Harianjogja.com, JAKARTA - Vaksin Covid-19 tidak boleh dipaksakan bagi penyintas kanker ovarium, khususnya pasien yang masih menjalani perawatan dan terapi seperti kemoterapi.
Spesialis Obstetri dan Ginekologi dari Universitas Airlangga Pungky Mulawardhana mengatakan penyintas kanker ovarium boleh menerima vaksin Covid-19 jika sudah dipastikan tidak menjalani perawatan seperti terapi dan kemoterapi.
"Kalau masih kemoterapi, tunda dulu untuk hindari efek samping yang tidak diinginkan, jangan paksakan vaksinasi," kata Pungky seperti dilansir dari Antara, Minggu (30/5/2021).
BACA JUGA : Pakar: Vaksinasi Lebih Efisien Tangani Covid-19
Namun, lanjutnya, bila sudah dinyatakan sebagai penyintas dan telah selesai menjalani perawatan dan terapi, serta dinyatakan aman oleh dokter, penyintas kanker ovarium diperbolehkan mendapatkan vaksinasi Covid-19.
Dia menuturkan kanker ovarium adalah silent killer karena pada stadium awal umumnya tidak terdeteksi. Namun, gejala-gejala awal kanker ovarium yang harus diwaspadai agar bisa didiagnosis secara dini.
Sebanyak 70-80 persen kanker ovarium didiagonosis pada stadium lanjut di mana angka ketahanan hidupnya rendah. Bila penyakit itu diketahui sejak awal dan dilakukan terapi sedini mungkin, tingkat kesembuhan pun lebih tinggi serta ketahanan hidup lebih baik.
Pungky menjelaskan gejala-gejala awal kanker ovarium tidak spesifik, tapi tetap harus diwaspadai, seperti perut terasa kembung, perut terasa sering penuh ketika makan, sering buang air kecil dan nyeri panggul kronis. Ciri-ciri yang tidak spesifik itu kerap membuat pasien baru memeriksakan diri ketika gejala lainnya terasa pada stadium lanjut.
BACA JUGA : Menkes Sebut 3 Provinsi dengan Kinerja Vaksinasi Terbaik, Termasuk Jogja
Ketika kanker sudah melewati stadium awal, gejala yang mungkin dirasakan adalah sakit punggung, kebiasaan buang air besar yang berubah serta rasa sakit ketika berhubungan intim.
Dia melanjutkan, ketika keadaan sudah pada stadium yang lanjut, kanker akan sulit untuk disembuhkan. Operasi dan kemoterapi adalah penanganan yang umum dilakukan untuk kanker ovarium.
#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitangandengansabun
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
OPSI mengusulkan kenaikan UMP dan UMK 2027 sebesar 6,5%-7,5% untuk menjaga daya beli pekerja di tengah tekanan inflasi.
Mobil Daihatsu mundur setelah mesinnya mati di tanjakan parkir LG Ambarukmo Plaza. Insiden menyebabkan kerusakan dengan kerugian Rp22 juta.
Jadwal SIM Keliling Sleman November 2026 tersedia di MPP, Sleman City Hall dan lokasi SIMMADE. Simak jam layanan serta persyaratannya.
AHY mengecam dugaan penyadapan ilegal yang dinilai mengancam demokrasi, keamanan negara, dan privasi masyarakat.
Pengamat telekomunikasi Heru Sutadi mengungkap kerentanan jaringan 2G dan pentingnya pengawasan sistem LIMS untuk mencegah penyadapan ilegal.
Satpom Lanud Adisutjipto mengajak masyarakat tidak takut melapor jika menghadapi persoalan yang melibatkan anggota TNI AU.