BNPB Fokus Karhutla di 6 Provinsi, Puluhan Helikopter Dikerahkan
BNPB memperkuat penanganan karhutla di enam provinsi dengan mengerahkan helikopter patroli, OMC, dan water bombing.
Ilustrasi/Antara-Galih Pradipta
Harianjogja.com, JAKARTA – Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengungkapkan terjadi penurunan kasus Covid-19 secara mingguan. Namun, masyarakat diminta agar tidak lengah dan tetap mematuhi serta disiplin melaksanakan protokol kesehatan.
Per 17 Mei 2021, terjadi penambahan kasus positif 4.295, jumlah kasus aktif yaitu 89.129 atau 5,1 persen. Sedangkan, jumlah kasus sembuh kumulatif adalah 1.606.611 atau 92,1 persen, dan jumlah kasus meninggal kumulatif adalah 48.305 atau 2,76 persen.
Sampai 16 Mei 2021, terjadi penurunan dan peningkatan kasus positif sepekan sebesar 28,4 persen dibandingkan dengan pekan sebelumnya. Selain itu, terjadi penurunan sebesar 11,1 persen untuk jumlah kematian mingguan.
“Kedua hal ini adalah perkembangan yang baik. Namun sayangnya juga diiringi penurunan kesembuhan sebesar 12,5 persen dibandingkan minggu sebelumnya,” kata Wiku.
Berdasarkan data Satgas, terdapat pula provinsi dengan kenaikan kasus tertinggi pada sepekan lalu yaitu Jawa Tengah naik 48 kasus, Kepulauan Riau naik 57 kasus, Sumatra Utara naik 38 kasus, Sulawesi Utara naik 18 kasus, dan Sulawesi Barat naik 5 kasus.
Selain itu, lima provinsi dengan kenaikan kematian tertinggi yaitu Sulawesi Utara naik 24 kematian, Kalimantan Tengah naik 19 kematian, Jawa Tengah naik 19 kematian, Kepulauan Riau naik 13 kematian, dan Lampung naik 12 kematian.
“Dapat dilihat bahwa baik pada kenaikan kasus positif maupun kematian ini didominasi oleh provinsi dari luar pulau jawa, kecuali 1 provinsi yaitu Jawa Tengah. Hal ini perlu menjadi perhatian bagi provinsi yang tadi saya sebutkan untuk dapat terus meningkatkan penanganan Covid-19 di wilayahnya masing-masing mengingat provinsi-provinsi ini mengalami kenaikan bahkan sebelum terjadinya efek libur Idulfitri dan mudik,” tegas Wiku.
Adapun, perkembangan yang terjadi pada pekan lalu belum dapat menunjukkan efek dari Idulfitri dan mudik.
Dia menjelaskan, efek dari libur panjang maupun suatu kegiatan masyarakat dapat dilihat dalam rentang waktu 2 hingga 3 minggu setelah periode tersebut.
“Artinya, kita baru dapat melihat efek dari libur Idulfitri dan periode mudik pada 2-3 minggu yang akan datang. Masyarakat untuk jangan terlena dengan kasus positif dan kematian yang menurun di minggu lalu,” imbuhnya.
Satgas juga meminta kepada masyarakat yang baru saja kembali dari bepergian agar melakukan karantina mandiri 5 x 24 jam sebagai bentuk tanggung jawab terhadap orang-orang di sekitarnya, terutama kepada kantor-kantor yang pegawainya melakukan perjalanan antarbatas daerah selama libur Idulfitri.
Adapun, kepada seluruh pos desa dan kelurahan untuk memantau anggota masyarakat di RT nya masing-masing yang baru saja kembali dari bepergian agar benar-benar melakukan karantina mandiri.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
BNPB memperkuat penanganan karhutla di enam provinsi dengan mengerahkan helikopter patroli, OMC, dan water bombing.
Persijap Jepara dan PSIM Jogja mengganti pelatih pada awal Super League 2026/2027. Simak daftar pelatih yang diberhentikan hingga Oktober.
Rapimda KADIN DIY 2026 membahas penguatan ekonomi kerakyatan, peningkatan daya saing UMKM, dan peluang menembus pasar global.
WiFi lemot karena terlalu banyak perangkat terhubung? Simak cara membatasi pengguna WiFi melalui pengaturan router agar jaringan lebih terkontrol.
Film The Longest Wait tentang perjuangan Timnas Indonesia tayang 28 Oktober 2026. Simak trailer dan pesan Jay Idzes untuk suporter Garuda.
PSIM Jogja memecat Jean Paul van Gastel setelah empat kekalahan beruntun di Super League 2026/2027. Laskar Mataram kini berada di peringkat 16.