Mengejutkan! Putin Copot Menteri Pertahanan Sergei Shoigu
Presiden Rusia Vladimir Putin membuat langkah mengejutkan dengan mengganti menteri pertahanan Sergei Shoigu dan menggantikan dengan seorang ekonom terlatih.
Warga AS memakai masker/istimewa
Harianjogja.com, JAKARTA - Amerika Serikat diketahui telah memperbolehkan warga yang sudah mendapatkan dosis vaksin lengkap untuk tidak menggunakan masker. Menanggapi itu, Guru Besar Universitas Indonesia Profesor Zubairi Djoerban berharap Indonesia tidak mengikuti langkah tersebut.
Zubairi mengatakan langkah AS itu belum bisa diberlakukan di Indonesia. Dia menilai melepas masker di saat masih ada kasus penularan Covid-19 sangatlah berisiko tinggi.
"Lupakan pedoman CDC untuk melepas masker bagi yang sudah divaksin. Saya tidak setuju. Itu belum bisa berlaku di sini. Konsekuensi melepas masker terlalu dini itu besar. Kita pun tak dapat secara efektif mengetahui apakah seseorang sudah divaksin atau belum itu hanya dari masker," kata Zubairi seperti dikutip dari akun Twitter @ProfesorZubairi, Minggu (16/5/2021).
Lebih lanjut, dia menyampaikan pandangannya bahwa defisini situasi normal bukan sebatas melepas masker saja.
"Di beberapa negara, banyak orang tetap memakai masker--meski kondisi negaranya baik-baik saja. Karena apa? Masker itu bagus untuk menghentikan penyebaran virus. Bukan cuma corona," ujarnya.
Zubairi pun kembali menegaskan bahwa Indonesia sebaiknya tidak mengikuti langkah tersebut jika tidak ingin mengalami lonjakan kasus Covid-19 seperti yang dialami India dan Malaysia.
Baca juga: Tolak Kebijakan Privasi Whatsapp, Ini Dampaknya..
"Jangan gara-gara kita setuju dengan pedoman melepas masker dari CDC itu justru menuntun kita menuju situasi seperti di India atau Malaysia. Semoga Indonesia tidak setuju dengan CDC dan semoga angka kasus Covid-19 pasca-Lebaran tidak melonjak. Amin," tuturnya.
Lupakan pedoman CDC untuk melepas masker bagi yang sudah divaksin. Saya tidak setuju. Itu belum bisa berlaku di sini. Konsekuensi melepas masker terlalu dini itu besar. Kita pun tak dapat secara efektif mengetahui apakah seseorang sudah divaksin atau belum itu hanya dari masker.
— Zubairi Djoerban (@ProfesorZubairi) May 16, 2021
Sebelumnya, Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (CDC) Amerika Serikat pada Kamis (13/5/2021) kembali mengubah panduannya menyusul meredanya tren kasus Covid-19 di AS.
CDC menyarankan orang-orang yang telah mendapatkan dosis vaksin lengkap tidak perlu menggunakan masker di luar ruangan, juga di ruang tertutup di banyak tempat.
Saran itu menjadi pedoman terbaru, yang menurut CDC bakal memungkinkan kehidupan normal sudah bisa kembali berjalan.
CDC juga mengatakan penerima vaksin penuh tidak perlu menjaga jarak fisik di banyak tempat. CDC berharap pedoman itu dapat mendorong lebih banyak warga Amerika untuk divaksin.
Panduan yang direvisi itu merupakan langkah besar menuju kehidupan sebelum pandemi.
Namun, CDC masih merekomendasikan orang-orang yang sudah divaksin untuk tetap memakai masker di dalam pesawat dan kereta api, di bandara, di pusat transit, transportasi umum, dan berbagai tempat lainnya seperti rumah sakit dan kantor dokter.
CDC mengatakan orang-orang penerima dosis vaksin lengkap harus tetap menggunakan masker di lokasi-lokasi yang diwajibkan oleh undang-undang federal, negara, daerah, kesukuan dan teritorial.
Mereka juga diharuskan mematuhi aturan-aturan yang dikeluarkan, misalnya dari bisnis setempat dan pedoman di tempat kerja.
Pada akhir April, CDC mengatakan bahwa mereka yang telah divaksin lengkap dapat mengikuti kegiatan di luar ruangan secara aman, seperti berjalan-jalan dan mendaki gunung tanpa penggunaan masker. Namun, mereka disarankan agar terus memakai masker di tempat-tempat umum yang mewajibkan penggunaannya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : bisnis.com
Presiden Rusia Vladimir Putin membuat langkah mengejutkan dengan mengganti menteri pertahanan Sergei Shoigu dan menggantikan dengan seorang ekonom terlatih.
Siswa asal Jogja Solomon Darren Wang publikasikan 3 jurnal internasional saat SMA. Bahas TikTok, Taylor Swift, hingga viral justice.
POPSI mendukung perbaikan tata kelola sawit melalui Danantara, namun meminta pemerintah menjaga stabilitas harga dan kesejahteraan petani sawit.
Bulog Banyumas mempercepat penyaluran bantuan pangan bagi 918.544 penerima di Banyumas Raya dan menargetkan distribusi selesai pada Juni 2026.
Polresta Jogja dan Dishub menertibkan parkir liar serta menegur 48 pelanggar lalu lintas saat patroli long weekend di kawasan Malioboro dan jalur protokol.
Ancaman PHK buruh manufaktur diperkirakan meningkat pada kuartal II/2026. Pemerintah menyiapkan langkah antisipasi dan mitigasi.