Dua Anggota Satgas Nemangkawi Terluka saat Kontak Senjata dengan KKB

Anggota kelompok kriminal bersenjata (KKB) Lekagak Teleggen masuk daftar DPO Polri. - Antara\\r\\n
14 Mei 2021 20:47 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA – Baku tembak terjadi antara Satgas Nemangkawi dengan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Kampung Wuloni, Kabupaten Puncak, Papua Kamis (13/5/2021).

Akibat peristiwa itu, dua orang Satgas Nemangkawi terluka akibat terkena rekoset saat baku tembak terjadi. Informasi terkait dengan kondisi dua anggota satgas itu diungkapkan oleh Kapolda Papua Irjen Pol Mathius Fakhiri.

"Memang benar ada dua anggota yang tergabung dalam Satgas Nemangkawi yang terluka terkena rekoset," ujar Fakhiri dilansir dari Antara, Jumat (14/5/2021).

Fakhiri menambahkan kondisi dua anggota stabil karena terkena rekoset di tangan dan tubuh bagian belakang. Adapun dalam baku tembak yang terjadi Kamis pagi tercatat seorang anggota KKB tewas di sekitar Kampung Wuloni, yang letaknya relatif cukup jauh dari Ilaga.

"Lokasi kontak senjata jauh dari Ilaga dan anggota berhasil menyita berbagai barang bukti, termasuk dokumen dan bendera Bintang Kejora," ujar Fakhiri.

Ketika ditanya apakah satgas sudah menguasai markas KKB di kawasan itu, Kapolda Papua mengatakan belum sepenuhnya menguasai. "Belum sepenuhnya dikuasai. Namun, anggota sudah melakukan penyekatan."

"Yang pasti kami berupaya agar KKB tidak masuk Ilaga, kemudian memisahkan mereka dari masyarakat."

Kapolda menambahkan pada saat ini seluruh anggota Satgas Nemangkawi bersiaga. Kontak senjata antara Satgas Nemangkawi dan KKB dilaporkan menewaskan Lesmin Waker.

Sumber : Antara