BOB Sosialisasikan Dampak Proyek Borobudur Highland untuk Magelang

Direktur Utama BOB, Indah Juanita memberikan cinderamata pada Asisten Perekonomian Pembangunan Setda Kabupaten Magelang, Iwan Sutiarso dalam sosialisasi, Selasa (4/5/2021). - Harian Jogja/Nina Atmasari.
05 Mei 2021 06:17 WIB Nina Atmasari News Share :

Harianjogja.com, MAGELANG--Badan Otorita Borobudur (BOB) melakukan Roadshow sosialisasi Masterplan BOB di DIY - Jateng. Setelah di Kabupaten Kulonprogo dan Kota Semarang (Jateng), kini BOB melakukan di Kabupaten Magelang.

Direktur Utama BOB, Indah Juanita menjelaskan BOB telah selesai membuat Masterplan sebagai rancangan ke depan seperti apa kawasan pariwisata Zona Otorita seluas 309 hektare akan dibangun. Di wilayah ini 50 ha lahan akan dikelola BOB sebagai HPL. Sedangkan 259 ha lagi BOB akan bekerjasama dengan Perhutani untuk membangun kawasan sebagai destinasi alam sesuai aturan yang berlaku.

BACA JUGA : Borobudur Highland di Kulonprogo Digadang-gadang Serap 

BOB mengembangkan proyek Borobudur Highland, sebuah kawasan pariwisata terpadu berbasis resort dan menjadi produk pariwisata baru di Kawasan Pariwisata Borobudur. Mengangkat tema cultural eco-resort, proyek ini bernilai investasi Rp1,5 triliun, dan digadang-gadang bisa menyerap 1.800 tenaga kerja di seputar Zona Otoritatif.

Kawasan Otorita yang diberi nama Borobudur Highland terletak di perbukitan Menoreh wilayah Purworejo. Untuk memberikan gambaran seperti apa konsep kawasan tersebut maka diadakan sosialisasi kepada stakeholder agar mengerti dan memahami, sehingga bersiap untuk maju bersama mengembangkan pariwisata di seputar Zona Otorita.

"Masterplan otoritatif diharapkan bisa menjadi panduan untuk kita bekerja di dalam otoritatif tersebut. Lokasinya ada di Perbukitan Menoreh  Purworejo berbatasan dengan Magelang dan Kulonprogo. Di dalamnya ada segala sesuatu yang akan dibangun yang harus disosialisasikan, di dalamnya mau ngapain saja. Maka, BOB sosialisasikan," jelas Indah, dalam sosialisasi di Balkondes Karangrejo, Borobudur, Selasa (4/5/2021).

BACA JUGA : 6 Kaveling Borobudur Highland Dilirik Investor

Salah satu yang akan disampaikan adalah dampak dari proyek Borobudur Highland ini. Indah menyebutkan paling tidak ada tiga dari banyak hal positif yang ditimbulkan, yakni ketenagakerjaan, logistik, pertumbuhan nilai dari lahan di sekitarnya.

"Di Magelang ada Candi Borobudur jadi sudah pasti berkembangnya di situ. Bagaimana caranya agar sesuai integrated tourism masterplan, ada istilah dekonsentrasi wisatawan. Jadi tidak semua tamu datang ke Candi Borobudur, tapi bagaimana biar menyebar, terdekonsentrasi di luar candi sehingga masyarakat bisa mendapatkan manfaat sebesar-besarnya," jelas Indah.

Asisten Perekonomian Pembangunan Setda Kabupaten Magelang, Iwan Sutiarso mengapresiasi program Borobudur Highland karena berdampak positif pada Kabupaten Magelang.

BACA JUGA : Investasi untuk Borobudur Highland di Kulonprogo Diklaim

"Apa yang bisa kita lakukan, salah satunya desa wisata. Kita ada 57 desa wisata yang ada di kabupaten Magelang, ada beberapa yang ada di sekitar BOB, kawasan otoritatifnya BOB. Akan kita kembangkan akan kita sinergikan, sehingga potensi-potensi di sekitar BOB itu akan menjadi daya tarik wisatawan yang berkunjung ke BOB," katanya.