Mlinjon Klaten: Asal Maleman Ramadan Sejak 2 Abad Lalu
Sejarah maleman Klaten berawal Sendang Bulus Mlinjon era kolonial 1895. Kyai Doedo kura-kura suci picu pesta rakyat 15 Ramadan.
Pemudik bersiap menaiki bus tujuan luar daerah di terminal Giwangan, Kota Jogja, Jumat (23/4/2021)./Harian Jogja-Yosef Leon
Harianjogja.com, KLATEN—Angkutan umum dipastikan tak beroperasi selama masa larangan mudik berlaku pada 6-17 Mei 2021. Namun, ada pengecualian bagi transportasi lokal seperti bus jurusan Jogja-Solo dan wilayah aglomerasi.
Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Klaten, Sudiyarsono, mengatakan sudah ada penegasan dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) jika pada 6-17 Mei mendatang seluruh transportasi umum baik darat, laut, maupun udara tak dibolehkan beroperasi. Namun tetap ada pengecualian bagi pelaku perjalanan sesuai ketentuan yang diatur dalam Kemenhub.
“Sudah ada penegasan dari kementerian nanti transportasi umum baik darat, laut, maupun udara tidak ada kecuali untuk kepentingan logistik atau pelaku perjalanan untuk kepentingan untuk melaksanakan tugas terkait Covid-19 dan keadaan mendesak seperti orang mau melahirkan,” kata Sudiyarsono saat dihubungi Jaringan Informasi Bisnis Indonesia (JIBI), Rabu (28/4/2021).
Pengecualian juga diberikan bagi transportasi di wilayah aglomerasi untuk tetap beroperasi. Pengecualian itu termasuk bus jurusan Jogja-Solo. “Masih bisa jalan tetapi harus sesuai ketentuan seperti maksimal jumlah penumpang 50 persen dari kapasitas,” kata Sudiyarsono.
Dia menjelaskan bus jurusan Jogja-Solo diizinkan beroperasi lantaran angkutan pelayanan rutin yang beroperasi di antara dua wilayah aglomerasi. “Itu merupakan pelayanan rutin di dua wilayah aglomerasi yakni Soloraya dan Jogja Raya. Tidak ada larangan [beroperasi pada 6-17 Mei]. Tetapi nanti tetap dilakukanpemeriksaan,” jelas dia.
Pengelola Teknologi Informasi Terminal Ir Soekarno Klaten, Saryana, mengatakan sesuai peraturan Kemenhub, seluruh angkutan umum tak beroperasi selama 6-17 Mei 2021. Dia menjelaskan sudah ada perusahaan otobus (PO) yang menyatakan tak mengoperasikan seluruh bus mereka pada rentang tanggal tersebut. “Kami sudah mendapatkan konfirmasi dari PO bus jurusan Surabaya [Eka dan Mira] bahwa nanti semuanya tidak beroperasi,” kata Saryana.
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Klaten, Ronny Roekmito, mengatakan pemkab sudah membuat surat imbauan yang dilayangkan kepada koordinator paguyuban warga Klaten di perantauan salah satunya surat kepada Koordinator Paguyuban Mudik Klaten di Jabodetabek. Surat berisi permintaan agar koordinator bisa menyampaikan kepada seluruh anggota paguyuban agar tak mudik pada Lebaran 2021. “Surat imbauan sudah mulai kami kirimkan ke paguyuban-paguyuban warga di perantauan,” kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Solopos
Sejarah maleman Klaten berawal Sendang Bulus Mlinjon era kolonial 1895. Kyai Doedo kura-kura suci picu pesta rakyat 15 Ramadan.
Meta dikenai denda tambahan US$567 juta oleh pengadilan New Mexico terkait dampak platformnya terhadap anak dan remaja.
Bareskrim menyatakan dua berkas kasus PT Dana Syariah Indonesia P21. Polisi telah menyita aset senilai sekitar Rp425 miliar.
ETF emas ditargetkan mulai diperdagangkan di BEI pada 10 Agustus 2026. Simak cara beli, keuntungan, risiko, dan perbedaannya dengan emas fisik.
BMKG menyebut monsun Australia memicu gelombang hingga 6 meter di sejumlah perairan NTB pada 8-9 Agustus 2026.
Pria 25 tahun di Sragen mencuri setengah karung jagung mentah. Perkara berakhir damai melalui restorative justice karena kerugian ringan.