Advertisement
Ini 4 Tips Mengatur Dana THR Jelang Lebaran
Ilustrasi dana THR. Datangnya THR tentunya harus disikapi dengan bijaksana agar dana ini bisa dimanfaatkan untuk berbagai hal yang benar-benar berarti. Bisnis - Arief Hermawan P
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA - Pada momentum Ramadan dan menjelang Idulfitri pasti dihadapkan pada berbagai kebutuhan yang harus dipenuhi, mulai dari urusan dapur, busana baru untuk Lebaran, hingga biaya hantaran.
Bagi Anda yang mendapatkan THR, inilah menjadi waktu yang tepat untuk menggunakan anggaran sesuai dengan rencana pengeluaran yang bijak.
Advertisement
Certified Financial Planner Metta Anggriani mengatakan bulan Ramadan sesungguhnya adalah momentum untuk kembali belajar mengontrol, termasuk bagaimana mengontrol pengeluaran dana.
"Datangnya THR tentunya harus disikapi dengan bijaksana agar dana ini bisa dimanfaatkan untuk berbagai hal yang benar-benar berarti bagi kita,” ujarnya melalui keterangan resmi lazada Indonesia, Selasa (27/4/21).
Berikut ini adalah beberapa tips dari Metta yang dapat menginspirasi perencanaan alokasi dana THR Anda agar lebih efektif.
1. Dahulukan Membayar Kewajiban yang Harus Dilunasi
Sebagai dana yang bersifat pemasukan tambahan, sebaiknya THR dialokasikan untuk membayar kewajiban yang dapat sedikit meringankan beban finansial. Seperti membayar hutang maupun membayar THR karyawan sesuai dengan perhitungannya.
2. Beribadah dengan Membayar Zakat, Bersedekah dan Infaq
Tentunya Ramadan menjadi momentum untuk sebanyak-banyaknya beramal dan berbagi kepada masyarakat yang membutuhkan bantuan. Pastikan sudah mengalokasikan untuk melakukan kewajiban membayar zakat di bulan Ramadan. Kemudian, sisihkan dana THR sekitar 10 persen untuk memperbanyak amalan infak dan sedekah.
Zakat dapat dibayarkan dengan sangat mudah, bahkan bisa dilakukan dari rumah tanpa harus repot mencari badan terpercaya untuk menyalurkan zakat.
3. Buat Perencanaan dan Prioritas Kebutuhan Belanja Ramadan dan Hari Raya
Sebelum mulai berbelanja, pastikan sudah membuat daftar belanja kebutuhan yang diperlukan. Dengan begitu, dapat melihat mana barang yang benar-benar diperlukan, mana yang belum menjadi prioritas. Pertimbangkan juga barang yang dibeli bisa dapat terus digunakan setelah bulan ramadan usai agar lebih bermanfaat.
Usahakan rencana belanja disesuaikan dengan promo belanja online untuk memaksimalkan penggunaan dana. Selain itu, pastikan untuk berbelanja melalui satu platform untuk dapat memantau semua transaksi yang sudah dilakukan agar tidak kalap.
4. Merencanakan Berbagi Hantaran untuk Keluarga dan Kerabat
Meski Ramadan dan Idulfitri tahun ini kita masih tidak dapat bertatap muka langsung dengan keluarga kerabat, manfaatkan momentum ini untuk saling berkirim hadiah dan hantaran. Pilih isian hantaran yang disesuaikan dengan pihak penerima agar berbagi hantaran dapat semakin berarti.
5. Menabung dan Berinvestasi
Sudah menunaikan ibadah, membayarkan kewajiban dan hutang, puas berbelanja dan berbagi hantaran yang berarti, ini saatnya untuk menghabiskan THR untuk ditabung. Situasi pandemi ini tentunya mengajarkan untuk dapat lebih bijaksana dalam menabung dan menyisihkan dana darurat untuk berbagai keperluan tidak terduga.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Bentrok Pakistan-Afghanistan Memanas, PBB Serukan Jalur Diplomasi
- Pengamat Dorong THR Dibayar H-14, Ini Alasannya
- 869 Ribu PBI JKN Aktif Lagi, Mensos Ungkap Skema Reaktivasi
- YouTuber Korea Klaim Dirinya Yesus, Raup Donasi Rp587 Miliar
- Bansos PKH dan BPNT Kuartal I 2026 Cair 90 Persen, Total Rp20 Triliun
Advertisement
Truk Besar Kerap Parkir Liar, Simpang Eks PJKA Dipasangi Water Barrier
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Ramadhan 2026, ChatGPT Jadi Andalan Produktivitas dan Bisnis Warga RI
- Liga Champions: Courtois Prediksi Duel Real Madrid vs Manchester City
- OTT Bea Cukai Berlanjut, KPK Tetapkan Tersangka Baru Budiman Bayu
- Kasus Narkoba Bima, Bareskrim Polri Buru DPO Koko Erwin
- 869 Ribu PBI JKN Aktif Lagi, Mensos Ungkap Skema Reaktivasi
- Survei Jalur Mudik DIY, 90 Persen Jalan Mantap namun Masih Ada Lubang
- PSIM Jogja Waspadai Efek Pelatih Baru PSBS di Tengah Jadwal Padat
Advertisement
Advertisement








